Beli Video Syur Dea OnlyFans, Marshel Widianto Diperiksa Polisi

Beli Video Syur Dea OnlyFans, Marshel Widianto Diperiksa Polisi
Foto: Dawainusa.com - Kolase/@istimewa

Dawainusa.com – Komedian Marshel Widianto belakangan sering menjadi sorotan publik karena kelakuannya yang kontroversial.

Setelah sempat viral karena mengunggah foto Menara Eiffel saat malam hari yang mana itu dilarang karena hak cipta, kini ia terseret kasus pornografi.

Baca: Dituduh Aborsi 5 Kali, Dewi Perssik Siap Laporkan Nikita Mirzani

Sang komika berusia 25 tahun itu disebutkan membeli konten foto dan video porno milik Dea OnlyFans dengan total 76 buah.

Marshel Widianto Diperiksa Polisi


Nama Marshel Widianto sendiri terseret setelah penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menganalisa Google Drive milik Dea Onlyfans.

Dari penelusuran tersebut terkuak nama Marshel Widianto yang kemudian diumumkan ke publik sebagai komedian berinisial M.

Baca: Marshel Widianto Diduga Beli Puluhan Video Syur Milik Dea OnlyFans

Kanit 1 Subdit Siber Kompol I Made Redi Hartana mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap Marshel dilakukan untuk menggali keterangan ihwal pembelian 76 video milik Dea.

“Untuk keterkaitannya dikarenakan adanya penyampaian Dea dalam berita acaranya di mana yang bersangkutan beli video Dea sejumlah 76 video,” pungkas Made, dikutip dari CNN Indonesia.

Marshel Widianto Mengaku Salah

Beli Video Syur Dea OnlyFans, Marshel Widianto Diperiksa Polisi
Foto: dawainusa.com – Web/@insertlive

Marshel Widianto sendiri telah mengakui bahwa ia memang membeli konten porno tersebut dan bersiap menjalani proses hukum esok hari, Kamis (7/4).

“Maafkan kenakalanku ya teman-teman. Aku emang nakal, tapi nggak mau kriminal. Sampai jumpa besok pukul 10 pagi ya,” pungkasnya di Instagram.

Baca: Brisia Jodie Sempat Ingin Tinggalkan Katolik Karena Pacar

Banyak pihak memberikan tanggapan atas kasus yang menimpanya tersebut. Tidak sedikit di antara mereka memberikan dukungan kepada pria asal Jakarta Utara itu.

Sementara itu, Marshel Widianto sendiri rencananya akan diperiksa polisi pada Kamis (7/4/2022) pagi.*