dawainusa.com Identitas sopir mobil rental di Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang ditelusuri Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 provinsi kepulauan itu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan, identitas sopir mobil rental tersebut ditelusuri karena mengangkut dua warga Timor Leste yang positif Covid-19.

Baca juga: Stafsus Milenial Itu Hanya Aksesoris Saja, Sebaiknya Dibubarkan

Dikabarkan sebelumnya, Otoritas Timor Leste beberapa waktu lalu telah mengonfirmasi satu lagi kasus infeksi virus corona baru sehingga jumlah total kasus menjadi dua.

Juru bicara Pusat Manajemen Krisis Terpadu Timor Leste, Sergio Lobo, pada suatu konferensi pers, mengatakan orang yang terjangkit Covid-19  itu telah melakukan perjalanan dari wilayah Timor Barat Indonesia.

Marius menuturkan, dua warga Timor Leste tersebut sempat menumpang mobil rental dari Kota Kupang, NTT, menuju Dili, ibu kota Timor Leste. Dalam mobil rental itu, mereka semua ada delapan orang termasuk sopir.

Menurut Marius, perjalan darat dari Kota Kupang menuju Dili, mobil rental ini hanya membawa mereka sampai pintu perbatasan di Motaain, Kabupaten Belu.

Segera Malaporkan Diri ke Tim Medis Setempat

Marius mengimbau kepada seluruh masyarakat di Pulau Timor, khususnya sopir mobil rental yang membawa penumpang Timor Leste itu untuk segera melaporkan diri ke tim medis setempat.

“Kami imbau kepada masyarakat di daratan Pulau Timor, khususnya sopir rental dari Kupang menuju Timor Leste, kami minta segera melapor diri kepada tim medis setempat atau gugus tugas provinsi, agar kami bisa memeriksa dan mengontrol Anda,” ujar Marius kepada wartawan, Selasa (14/4/2020) malam.

Baca juga: Buntut Bentrok Berdarah Polisi dengan TNI, Dandim: Jangan Sok Hebat!

Marius menyebut, sopir itu membawa para penumpang asal Timor Leste itu pada Rabu, 1 April 2020 lalu. Warga Timor Leste yang positif Covid-19 itu berangkat dari Ambon, Maluku, menuju Kupang.

Setelah tiba di Kupang, warga Timor Leste itu bersama sejumlah rekannya kemudian menyewa mobil rental dari Kupang menuju Atambua.

Kemudian, saat tiba di perbatasan, warga Timor Leste itu lalu menumpang bus yang berpenumpang 25 orang dari perbatasan menuju Dili, Timor Leste.

“Kami harapkan sopir mobil rental asal NTT, entah dari Kota Kupang, Soe, Kefamenanu atau Atambua, agar segera melapor sehingga bisa kota kontrol,” ujar dia.*