Dawaiusa.com Sebanyak 5.000 paket sembako bantuan Presiden Jokowi akan diprioritaskan bagi sejumlah mahasiswa luar daerah yang merantau ke Kota Kupang dan tak balik ke daerahnya akibat wabah Covid-19.

Hal ini disampaikan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore saat menghadiri acara serah terima ribuan paket sembako bantuan Presiden itu dari Bulog ke Pemkot Kupang di gudang Bulog NTT di Kecamatan Alak, Senin, (18/5/2020).

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di NTT Tembus 71 orang, Ini Sebarannya

“Bantuan paket sembako Presiden ini akan diberikan kepada saudara-saudara kita mahasiswa yang dari daerah-daerah yang bukan KTP sini (kota Kupang,red),” katanya.

Pihaknya akan melakukan pendataan terlebih dahulu, sehingga bantuan tersebut tidak tumpang tindih dengan bantuannya lain.

“Kita akan data terlebih dahulu siapa-siapa saja yang mendapatkannya, sehingga bantuan paket sembako dari Presiden ini bisa tepat sasaran,” tutur dia.

Sembako juga Dibagikan ke Masyarakat Kurang Mampu

Selain kepada mahasiswa, bantuan paket sembako presiden itu juga akan dibagikan kepada warga masyarakat kurang mampu di beberapa kelurahan di Kota Kupang yang memang tidak mendapatkan bantuan dari program yang lainnya.

Wali kota Kupang juga memastikan bahwa akan mendata secara benar dan mengawasi proses pembagiannya kepada warga kurang mampu di Kota Kupang.

Baca juga: Pemprov NTT Soal Polemik Perbatasan Manggarai dan Manggarai Barat

Pemerintah kota Kupang sebelumnya sudah menyiapkan dan membagikan 33 ribu paket sembako kepada warga kurang mampu di Kota Kupang di tengah pandemi COVID-19 ini.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memebrikan bantuan 5.000 paket sembako untuk warga terdampak Covid-19 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pemerintah Kota Kupang telah menerima bantuan 5.000 paket sembako yang merupakan bantuan Presiden Joko Widodo untuk warga terdampak bencana pandemi Covid-19 di Kota Kupang,” kata Jefri Sabtu lalu.

Bantuan sembako dari Presiden Jokowi kata dia telah diterima pemerintah Kota Kupang pada Jumat (15/5/2020). Sembako bantuan Jokowi terdiri dari beras 10 kg, gula pasir 1 kg, daun teh serta minyak goreng ukuran satu liter dengan total seluruhnya 5000 paket.*