Dawainusa.com Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Kesehatan NTT mengkonfirmasi, sebanyak delapan koli bantuan reagen untuk pemeriksaan covid-19 dari pemerintah pusat sudah tiba di Kupang, Selasa (5/5/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere mengatakan, bantuan reagen PCR ini diangkut menggunakan pesawat Lion Air dan tiba di Kupang sekitar pukul 09.00 Wita.

Baca juga: Sempat 2 Pekan di Rumah Sakit, Seorang ODP Covid-19 di NTT Meninggal

“NTT mendapat bantuan delapan koli reagen yang diangkut menggunakan pesawat udara melalui Surabaya. Reagen PCR ini sangat membantu tim medis di NTT dalam mendeteksi covid-19, sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk mengetahui pasien positif atau tidak,” kata Dominikus Minggu Mere, di Bandara Udara El Tari, Kupang.

Bantuan reagen itu, kata dia, akan digunakan untuk memeriksa sampel usap tenggorokan pasien yang berisiko tertular virus corona. Pemeriksaan menggunakan metode Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT PCR), metode untuk mendeteksi virus.

Menurut Dominikus, laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr WZ Johannes Kupang, mampu melakukan pemeriksaan menggunakan metode RT PCR untuk mendeteksi material genetik virus corona.

Pemeriksaan Dipusatkan di Kupang

Ia menambahkan, pemeriksaan spesimen pasien covid-19 di wilayah NTT akan dipusatkan di Kupang. Sementara itu di NTT saat ini ada 10 orang yang dikonfirmasi terserang covid-19.

“Semua sampel swab (sampel usap tenggorokan) dari daerah akan diperiksa di Kupang, sehingga lebih cepat mengetahui seseorang terpapar COVID-19 atau tidak,” pungkasnya.

Baca juga: Update Terkini: Pasien Positif Covid-19 di NTT Bertambah Satu Orang

Sementara itu, Kepala ruang laboratorium RSUD WZ Johannes Kupang dr. Hermi Indita Malewa, Sp.PK menjelaskan, dengan adanya 5 catridge reagen hari ini, maka PCR RSUD WZ Johannes Kupang dapat memeriksa 300 sampel Swab yang sudah dikirim dari berbagai kabupaten maupun Kota Kupang.

Ia menegaskan,5 catridge reagen ini baru awal dan akan terus berlanjut karena surat permintaan sudah dikirim ke Kemenkes juga untuk pengiriman reagen selanjutnya.

“Kamis, 7 Mei 2020 sudah akan dilakukan pemeriksaan sampel Swab yang sudah menumpuk di RSUD WZ Johannes Kupang. Tetapi, pemeriksaan sampel Swab di RUSD kabupaten yang disebutkan di atas dengan menggunakan TCM GENEXPER untuk TBC juga akan langsung diketahui. Namun, hasilnya harus dilaporkan ke Dinkes NTT baru dilaporkan lagi ke Kemenkes karena koordinasi dan SOP seperti itu,” jelasnya.*