Bambang Soesatyo: Usut Isu Kapolres Garut Perintah Dukung Jokowi

Bambang Soesatyo: Usut Isu Kapolres Garut Perintah Dukung Jokowi

Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada Polri mengusut isu kapolres Garut perintahkan bawahannya mendukung Jokowi

Dawainusa.com – Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada Polri mengusut isu kapolres Garut perintahkan bawahannya mendukung Jokowi. Ia menginginkan masalah tersebut segera diselesaikan oleh pihak yang berwenang. Langkah ini juga untuk menghindari polemik berkepanjangan antara kedua pihak dalam pemilu.

Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran hukum mesti lakukan penyelidikan terlebih dahulu oleh pihak berwenang. Penyelidikan sangat penting agar mendapatkan kesalahan yang dilakukan. Selain itu adalah untuk menguji kebenaran informasi yang sudah berkembang di masyarakat.

“Harus ditelusuri dan diujii kebenarannya. Di polisi punya perangkat namanya Propam, barangkali tepatnya Mabes Polri menerjunkan Propam untuk melakukan pemeriksaan apakah laporan itu benar,” kata Bambang di Jakarta, Senin (1/04/2019)

Bambang juga meminta kepada masyarakat cerdas menanggapi berbagai isu yang berkembang selama pemilu. Tidak menutup kemungkinan ada isu yang sengaja dimainkan untuk saling membenturkan antara kedua pihak. Untuk mengetahui akar yang masalah yang ada, masyarakat perlu menunggu penyelidikan polri.

“Kan dalam suasana politik begini bisa saja hal-hal itu diciptakan untuk membentur-benturkan dua pihak,” ungkapnya.

Baca juga: Ketika Megawati Sebut Golongan Putih Sebagai Pengecut

Bambang Soesatyo : Persatuan Bangsa Hal Utama

Politisi Golkar ini mengingatkan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dan kesatuan bangsa jauh lebih penting dari pada pemilu yang dilakukan sekali dalam lima tahun. Pemilu tidak boleh menjadi ajang  memecah  belah keutuhan bangsa dan negara.

Ia juga menegaskan kembali tentang prinsip yang menjadi pegangan dalam tubuh kepolisian. Lembaga kepolisian memiliki prinsip  mengayomi semua lapisan masyarakat. Salah besar jika institusi kepolisian memihak kepada salah satu kelompok dalam pemilu.

Bambang meyakini, institusi kepolisian tetap menjalankan tugas sesuai dengan aturan dalam tubuh lembaga tersebut. Ia belum yakin bahwa lembaga penegak hukum tersebut ikut berpolitik dalam pemilu 2019.

“Saya nggak yakin polisi berpihak, karena doktrinnya jelas, hukumannya jelas,” jelas Bambang.

Baca juga: Soal Kampanye Terbuka, Ini Pesan Wakil Ketua MPR Mahyudin

Sebelumnya, mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz menuding Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna memberikan perintah untuk mendukung capres Jokowi. Perintah tersebut bersamaan dengan seluruh kapolsek yang ada di Kabupaten Garut.

Sementara itu, Budi Satria membantah keras terhadap seluruh tuduhan yang disampaikan oleh Sulman Aziz. Ia menyatakan diri bersumpah bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan bawahanya untuk mendukung salah satu pasangan di pilpres 2019.

“Wah Demi Allah, sumpah saya nggak bisa berdiri kalau saya ngomong gitu,” pungkasnya.*

COMMENTS