Mulai 1 Agustus, Balai TN Komodo Buka Objek Wisata Gili Lawa
Gili Lawa - ist

LABUAN BAJO, dawainusa.com – Balai TN Komodo akan membuka objek wisata Gili Lawa bagi para wisatawan mulai 1 Agustus mendatang.

Informasi pembukaan objek wisata ini diketahui dari akun Instagram @btn_komodo, Kamis (29/7).

“Pembukaan ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di beberapa titik ODTWA. Wisatawan saat ini dapat berkunjung ke Loh Liang (Pulau Komodo), Padar Selatan (Pulau Padar), dan Gili Lawa,” tulis akun tersebut.

Baca juga: Diduga Ada Pencurian Terumbu Karang, Begini Kata Kepala Badan TN Komodo

Adapun pembukaan objek wisata tersebut tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Balai TN Komodo Nomor Sk.38/T.17/TU/REN/2/2021 tentang Protokol Kunjungan Wisata Alam di Gili Lawa Darat SPTN Wilayah II Balai TN Komodo.

Untuk jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata tersebut, Balain TN Komodo membatasi jumlahnya, yakni 25 orang per hari dengan sistem registrasi secara daring lewat https://registration.labuanbajoflores.id/ atau WhatsApp +62811-2222-2542.

“Kuota ini didapatkan berdasarkan kajian Tourism Carrying Capacity dan akan dievaluasi setiap dua minggu,” lanjut akun tersebut menulis.

Selain Gili Lawa, TN Komodo dan Pulau Padar Juga Sudah Dibuka

Adapun objek wisata lainnya yang sudah kembali dibuka ialah TN Komodo dan Pulau Padar. Pembukaan dua destinasi wisata ini disampaikan oleh Kepala Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina pada Selasa (20/7).

Ia mengatakan, destinasi wisata tersebut mulai dibuka pada Senin (19/7) setelah sebelumnya sempat ditutup sejak 5 Juli lalu.

“Iya sudah dibuka kembali setelah sempat ditutup selama kurang lebih 14 hari karena alasan pandemi COVID-19,” kata Shana Fatina.

Baca juga: Jubir Vaksinasi: 90% Pasien yang Sudah Divaksin Sembuh dari Covid-19

Terkait dengan dibukanya kembali kawasan wisata Pulau Padar dan TN Komodo tersebut, para wisatawan diharuskan untuk mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Shana Fatina menjelaskan, terkait protokol kesehatan yang berlaku untuk destinasi wisata tersebut, hal itu sudah ditetapkan bersama oleh BPOLBF dan Balai Taman Nasional Komodo.

Selain itu, kuota masuk per hari menuju Taman Nasional Komodo juga telah dibatasi, yakni hanya maksimal 300 orang.

Shana Fatina mengatakan, kebijakan ini dibuat karena hanya ada satu jalur trekking yang dibuka, yakni sepanjang kurang lebih 522 meter.

Kemudian, jam kunjungan bagi wisatawan juga telah ditetapkan, yakni pada pukul 05.30-07.30 WITA, pukul 08.00-10.00 WITA, dan terakhir pukul 15.00-18.00 WITA.

“Pembagian jam masuk ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan serta wisatawan di kawasan TN Komodo,” terang Shana Fatina.

Lebih lanjut, hal lain yang wajib ditaati oleh para wisatawan ialah bahwa mereka harus menggunakan masker dan face shield. Para wisatawan juga akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas di dermaga kedatangan.

Hal lain yang harus ditaati oleh para wisatawan ialah mereka hanya diperbolehkan beraktivitas selama 10 menit di Puncak Padar Selatan dan harus selalu jaga jarak.*