Dawainusa.com — Sebuah foto dan video yang memperlihatkan gumpalan awan menyerupai huruf V dan berwarna kuning membentang di langit viral di media sosial.

Video awan berbentuk menyerupai huruf V tersebut salah satunya diunggah di akun Instagram @wonosobozone dan sudah ditonton lebih dari 25 ribu kali. Di akun IG yang sama, foto fenomena alam Wonosobo ini telah disukai lebih dari 17 ribu orang.

Awan berbentuk unik dan indah tersebut terjadi di langit Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (4/9) pagi, ketika sinar mentari masih tersembunyi di balik bukit Wonosobo.

Baca juga13 Bulan Berpisah, Video Anak Kecil Ini Tak Kenali Ayahnya Viral di Medsos

Fenomena Awan Wonosobo Muncul Selama 10 Menit

Adalah Adelina Damayanti, salah seorang warga Desa Mlandi Kecamatan Garung, Wonosobo yang sempat mengabadikan momen langka tersebut.

“Fenomena alam ini terjadi tadi pagi sekitar jam 6 (06.00 WIB). Saya sempat mengambil fotonya. Jadi foto yang saya ambil itu dari Desa Mlandi Kecamatan Garung,” ujarnya.

Namun menurutnya, fenomena ini hanya terjadi beberapa saat. Sekitar 10 menit, awan berwarna kekuning-kuningan ini perlahan hilang dan berubah menjadi kabut.

“Setelah 10 menit sudah beda, sudah hilang dan berubah menjadi kabut. Karena setelah berubah menjadi kabut saya juga sempat mengambil fotonya,” terangnya.

Warga Wonosobo lainnya, Dyaz Erlangga (akun IG @dyaz_erlangga38) dan akun IG @sinsuview turut merekam fenomena unik tersebut.

Baca jugaViral Pria Mengaku Polisi Maki-maki hingga Ludahi Pesepeda, Begini Kronologinya

Menurut BMKG, awan tersebut berupa altocumulus lenticularis. Awan ini bertekstur halus dan biasa terbentuk di pegunungan.

“Kalau dilihat dari bentuknya itu termasuk awan Altocumulus Lenticularis. Dan kalau melihat dari ketinggian dan lokasi ini termasuk jenis awan menengah,” jelas Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko kepada Detikcom.

Iis menjelaskan, awan menengah biasanya berbentuk halus. Terbentuknya karena orografi atau pembentukan awan oleh angin ke atas di ketinggian menengah.

“Biasanya ini terbentuk di wilayah pegunungan. Awan ini juga sama dengan awan yang seperti topi pada puncak gunung. Beberapa waktu lalu juga sempat viral. Yang seperti itu juga Lenticularis,” jelasnya.

Adapun warna kuning pada awan Altocumulus Lenticularis di langit Wonosobo karena pantulan cahaya matahari. Apalagi, awan tersebut muncul pagi hari.

“Untuk warna awan yang kuning itu pantulan cahaya matahari. Kalau tidak, warnanya biasa tidak kuning,” pungkasnya.*