ASN NTT Diwajibkan Pakai Sabun Daun Kelor Mulai 2019

ASN NTT Diwajibkan Pakai Sabun Daun Kelor Mulai 2019

KUPANG, dawainusa.com – Seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Sekretariat Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) diwajibkan untuk menggunakan sabun mandi yang terbuat dari daun Kelor (Moringa oleifera) mulai 1 Januari 2019 mendatang.

Keputusan Pemerintah Provinsi NTT tersebut diungkapkan Wakil Gubernur NTT Yoseph Nae Soi, saat memberi penjelasan kepada wartawan terkait program pengembangan Kelor yang menjadi prioritas pemerintah NTT di Kupang, Selasa (18/12).

“Kami sudah tetapkan bahwa mulai 1 Januari nanti, seluruh ASN di NTT wajib menggunakan sabun mandi itu (Moringa Oleifera) karena produksinya sudah ada di NTT,” jelasnya seperti dilansir Antara.

Baca jugaUjaran Viktor Laiskodat, Apakah Sebatas Omong Besar?

Nae Soi menuturkan, dirinya dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah mulai menggunakan sabun berbahan daun kelor tersebut.

Lebih lanjut, politisi partai Golkar itu menerangkan bahwa sabun berbahan daun Kelor baik untuk digunakan karena manfaatnya bagus untuk kesehatan kulit.

“Ini sabun paling ampuh, dan lebih hebat dari sabun lainnnya, karena mampu mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit kulit,” terangnya.

Selain mewajibkan ASN NTT, mantan anggota DPR RI itu juga menyarankan kepada kaum perempuan di NTT agar dapat menggunakan sabun serta produk kecantikan berbahan daun kelor karena bisa menghaluskan kulit.

“Kalau mau coba di kantor gubernur ada jual. Silakan datang ke koperasi dan membelinya. Manfaatnya juga sangat tinggi,” jelas Nae Soi.

Harus Mandi Pakai Sabun Kelor

Penyampaian tentang diwajibkannya ASN NTT untuk menggunakan sabun berbahan dasar daun kelor, sebelumnya telah diungkapkan Nae Soi pada acara penanaman pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tahun 2018 di Kota Kupang, Senin (17/12).

Dikutip Pos Kupang, penekanan yang sama diberikan Nae Soi terkait instruksi bagi seluruh seluruh ASN Lingkup Pemprov NTT agar mandi menggunakan sabun Kelor mulai 2019 mendatang.

“Jadi nanti mulai tahun depan semua ASN di Pemprov NTT harus mandi pakai Sabun Kelor. Saya dan Pak Viktor tiap hari mandi gunakan Sabun Kelor,” tegasnya.

Baca jugaGubernur NTT Siap Disebut Tolol Jika Ini yang Terjadi

Pada kesempatan tersebut, Nae Soi menyampaikan soal program pemerintah tentang revolusi hijau dengan penanaman kelor.

“Kelor ini banyak manfaat, karena itu kami canangkan penanaman kelor. Sedangkan pada tahun depan kami instruksikan agar semua ASN Pemprov NTT harus mandi pakai sabun kelor,” paparnya.

Selamat Datang di Provinsi Kelor

Sebelumnya, pada bulan Agustus lalu, Program Koordinator Proyek Moringa Wahana Visi Indonesia (WVI) Ferdy Bano menuturkan niat Gubernur NTT Viktor Laiskodat untuk memasang spanduk ‘Selamat Datang di Provinsi Kelor‘ di seluruh bandara di NTT.

Baca jugaMoratorium Tambang Tak Segarang Janji Kampanye Viktor Laiskodat

Bano menjelaskan, dalam kesempatan tersebut, Gubernur Viktor Laiskodat mengucapkan terima kasih atas inisiatif PT MOI (Moringa Organik Indonesia) dan WVI melalui Moringa Project yang telah lebih dahulu menginisiasi pengembangan komoditi kelor NTT sebagai salah satu komoditi yang dapat dijual ke dunia luar.

“Ada juga pernyataan Pak Viktor, bahwa di setiap bandar udara di NTT akan dipasang tulisan selamat datang di Provinsi Kelor,” ungkap Ferdy.*

COMMENTS