Arief Budiman Sebut Tegur Penonton Saat Debat Hal Biasa

Arief Budiman Sebut Tegur Penonton Saat Debat Hal Biasa

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menilai, memberi teguran kepada penonton saat debat merupakan hal biasa

Dawainusa.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menilai, memberi teguran kepada penonton saat debat merupakan hal biasa. Ia meminta masalah tersebut tidak menjadi bahan perdebatan di tengah masyarakat. Hal ini ia sampaikan untuk menjaga suasana damai jelang pemilihan dilaksanakan.

Menurutnya, debat antara capres Jokowi dan capres Prabowo berjalan lancar dan aman. Kedua capres masing-masing memberikan gagasan sesuai dengan  tema yang disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara, pihak KPU sendiri tetap menyiapkan pelaksanaan pemilu sampai pencoblosan.

“Kalian lihat ketika bubar, saling senyum sapa. Enggak ada problem,” kata Budiman di Jakarta, Minggu (31/3/2019)

Baca juga: Dinas Pariwisata NTT Luncurkan Perpustakaan Berbasis Digital

Ia juga menilai, tidak ada masalah serius yang terjadi pada saat debat ke-4 dilaksanakan. Kedua Capres dan para pendukung tetap saling sapa setelah debat dinyatakan selesai oleh moderator. Pihak KPU juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga suasana pemilu terutama jelang pemilihan.

Arief Budiman Apresiasi Kedua Capres Saat Debat

Lebih lanjut, Budiman mengatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi kepada kedua capres yang berkomitmen menjaga suasana pada saat debat ke-4 berlangsung. Pihak KPU juga memberikan apresiasi kepada komite damai yang memberi respon setiap situasi debat.

Diketahui, komite damai dibentuk oleh KPU untuk memastikan pemilu berjalan  secara aman dan damai. Adapun komite damai tersebut beranggotakan KPU, Bawaslu, TKN dan BPN.

Pada saat pada debat ke-4 berlangsung, komite ini berkerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Pihak KPU memberikan ucapan terima kasih atas komitmen semua pihak karena tidak ada masalah serius saat debat.

“Itu langsung selesai. Makanya sampai akhir segmen enggak ada masalah, kandidat bersapa dan bersalaman,” ungkap Budiman.

Baca juga: Fahri Hamzah Usul Bentuk UU Lembaga Survei Kepada Pemerintah

Diketahui, capres Prabowo sempat menyentil soal pertahanan negara yang semakin rapuh. Pernyaataan tersebut disambut dengan gelak tawa oleh penonton. Capres Prabowo pun sempat memberikan teguran kepada penonton yang tertawa.

“Iya.. yang ketawa, kenapa kalian ketawa? Pertahanan Indonesia rapuh kok kalian ketawa. Lucu ya, kok lucu?” ungkapnya.

Capres Prabowo tidak ingin menyalahkan Jokowi soal pertahanan negara yang lemah. Namun, ia menegaskan, ada yang salah dalam hal tata kelola pertahanan dan keamanan negara saat ini. Kondisi ini perlu diperbaiki agar pertahanan dan keamanan  negara tetap terjaga dengan baik.*

COMMENTS