Survei Online, Areopagus Sebut Marianus-Ray Unggul di Manggarai Raya

Survei Online, Areopagus Sebut Marianus-Ray Unggul di Manggarai Raya

Pasangan Marianus-Ray disebut lebih unggul di Manggarai Raya dalam survei online yang dirilis Lembaga Areopagus Indonesia. (Foto: Marinus Sae - Raymundus Fernandez, ist.)

JAKARTA, dawainusa.com – Survei Areopagus Indonesia bertajuk “Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018-2023 Pilihan Netizen NTT” menyebutkan, netizen yang memilih pasangan Marianus Sae – Raymundus Fernandez (Marianus-Ray) dominan berasal dari kabupaten Manggarai, kabupaten Manggarai Barat dan kabupaten Manggarai Timur.

Selain unggul di wilayah Manggarai Raya, survei yang dirilis di Jakarta pada Sabtu (16/12) tersebut melansir, kedua bakal calon pasangan memiliki basis kuat di daerah asal, dilihat dari banyaknya netizen pemilih dari wilayah Ngada, Nagekeo, dan Timor Tengah Utara (TTU).

“Artinya, dinamika politik menjelang Pilgub NTT dan simulasi sejumlah pasangan bakal calon menyebabkan masyarakat cenderung memiliki preferensi politik yang rasional dan tidak berbasis primordial,” demikian catat Areopagus.

Baca jugaIni Isi Surat Sejumlah Pastor Asal Manggarai Timur untuk Jokowi

Selain pasangan Marianus-Ray yang meraih 39 persen suara dari 400 responden netizen, bakal calon pasangan lainnya yang disurvei adalah pasangan Benny K. Harman – Benny Litelnoni (23 persen), Benny K. Harman – Ibrahim A. Medah (7 persen), Esthon Foenay – Christian Rotok (10 persen), dan Viktor Laiskodat – Melki Lakalena (5 persen).

Survei ini menggunakan metode nonprobability sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada netizen yang berasal dari NTT melalui media sosial sejak 8 November hingga 15 Desember 2017. Adapun media sosial yang digunakan untuk menghimpun data dari 400 responden dalam survei adalah Facebook dan Whatsapp.

Kepada Dawainusa.com, Areopagus menjelaskan, kedua media sosial ini dipilih karena mayoritas masyarakat NTT sering menggunakannya dalam berjejaring sosial di dunia maya.

Marianus-Ray Unggul: Pemilih Manggarai Berubah?

Hasil survei online terbaru Areopagus Indonesia yang menunjukkan pemilih pasangan Marianus-Ray dominan di Manggarai Raya menyisakan pertanyaan. Pasalnya, dalam survei sebelumnya yang dilaksanakan pada 23 April – 13 Mei 2017, lembaga yang sama menyebutkan, mayoritas netizen pemilih kandidat gubernur NTT 2018-2023 cenderung memilih kandidat yang seasal atau satu suku.

Baca jugaPaus Fransiskus Ingin Mengubah Kalimat Dalam Doa Bapa Kami

Dalam survei bertajuk “Mencari Pemimpin NTT 2018-2023: Kandidat Pemimpin NTT Pilihan Netizen” yang dirilis pada bulan Mei lalu, Areopagus menyebutkan, ada 13 kandidat Gubernur NTT paling dominan di mata pemilih netizen.

Ketigabelas nama kandidat itu adalah Boni Hargens, Benny K Harman, Raymundus Fernandes, Eston Foenay, Kristo Blasin, Ahok, Melky Lakalena, Andre Garu, Robert Marut, Marianus Sae, Valens Daki-Soo, Adinda Lebu Raya, Martin Dira Tome.

Ketika itu, Direktur Lembaga Areopagus Indonesia Yanto Fulgenz menjelaskan, salah satu temuan menarik dari survei adalah karakteristik pemilih netizen cenderung memilih berdasarkan kandidat yang seasal atau satu suku.

“Misalnya, Boni Hargens yang berasal dari Manggarai memiliki tingkat dominan paling tinggi yakni 20,8 % memiliki sebaran distribusi pemilih di tiga kabupaten di NTT; 13,8 persen Manggarai Timur, 21,8 persen Manggarai Barat, dan 44,8 persen Manggarai,” jelas Yanto, Selasa (16/5).

Sementera itu, Benny K Harman yang memiliki tingkat pemilih 14,6 persen juga mendapat dukungan pemilih dari masyarakat seasalnya di wilayah Manggarai Raya. Anggota DPR RI yang dikenal dengan sebutan BKH itu dipilih sebanyak 62, 3 persen oleh pemilih dari kabupaten Manggarai, 9, 8 persen dari kabupaten Manggarai Barat, dan 8, 2 persen dari  kabupaten Manggarai Timur.

Baca jugaPernyataan Mendikbud, Kado Hitam Jelang Ultah NTT

“Begitupun Raymundus Fernandes (Bupati TTU) dipilih 48, 2 persen masyarakat TTU dan Kristo Blasin (politisi PDI-P asal Sikka) dipilih 27, 3 persen pemilih dari Sikka,” ungkapnya ketika itu.

Kepada Dawainusa.com Yanto menjelaskan, hasil survei Areopagus Indonesia kali ini menunjukkan masyarakat netizen cenderung rasional dan tidak berbasis primordial.

“Sangat berhubungan dengan 5 alasan netizen memilih pasangan balon yang ada. Mayoritas netizen menilai bahwa Marianus-Ray lebih tegas, merakyat, mampu memperbaiki kualitas pendidikan, antikorupsi, dan mampu memperbaiki permasalahan infrastruktur ketimbang BKH (Benny K. Harman) dan Rotok (Christian Rotok)”, papar Yanto, Sabtu (16/12).

Hasil Survei Lembaga Areopagus Indonesia 8 November – 15 Desember 2017

Areopagus Indonesia merupakan lembaga kajian kebijakan publik independen ataupun masyarakat berbasis rasionalitas dan penelitian ilmiah yang beralamat di jalan Gunung Sahari 2, Nomor 12 G, Jakarta Pusat.

Mengusung visi “menjadi lembaga penelitian, advokasi dan analisis kebijakan sosial-politik serta lembaga pemberdayaan masyarakat yang kredibel, akuntabel, dan independen”, laman resminya mencatat: “terkait cara untuk memperoleh data, kami melakukan penelitian dengan benar, ilmiah, independen, dengan jaminan hasil yang kredibel dan akuntabel.”

Berikut press release hasil survei Lembaga Areopagus Indoesia yang bertajuk: “Pasangan Bakal Calon Gubernur – Wakil Gubernur NTT2018-2023 Pilihan Netizen NTT”.*

[pdf-embedder url=”http://www.dawainusa.com/wp-content/uploads/2017/12/Survey-Pilkada-NTT-Areopagus-Indonesia.pdf” title=”Survey Pilkada NTT Areopagus Indonesia”]