Aneh! Korban Pembegalan di Lombok Malah Jadi Tersangka

Aneh! Korban Pembegalan di Lombok Malah Jadi Tersangka
Foto: Dawainusa.com - Web/@suara

Dawainusa.com – Nasib tragis dialami oleh M alias AS (34), seorang pria korban begal asal Lombok Tengah, NTB yang saat ini tengah jadi perbincangan publik.

AS harus menerima kenyataan pahit karena mendekam di dalam penjara gegara melakukan perlawanan terhadap empat pria yang berusaha membegalnya.

Baca: Aduh, Jennifer Jill Minta Nikita Mirzani Tidur dengan Suaminya

Ia ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan setelah dua orang pelaku begal itu diketahui tewas di tangannya saat membela diri.

Kronologi AS Jadi Korban Begal


Menurut keterangan Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Ketut Tamiana, kejadian tersebut bermula saat AS sedang dalam perjalanan menuju Lombok Timur.

Tiba-tiba ia dipepet oleh empat orang pria berinisial P, OWP, W, dan H.

Baca: Doddy Sudrajat Sebut Gala Sky Anak Pengacara Vanessa Angel

Ketika keempat pelaku akan mengambil sepeda motor miliknya, AS berusaha melakukan perlawanan dengan senjata tajam yang dibawanya. Pelaku begal, P dan OW yang juga membawa senjata tajam, tewas di tangan AS.

“Sedangkan kedua pelaku yaitu W dan H melarikan diri ketika melihat dua temannya tersungkur,” jelas Tamiana.

Pelaku Begal Jadi Saksi

Aneh! Korban Pembegalan di Lombok Malah Jadi Tersangka
Foto: Dawainusa.com – Web/@suara

W dan H akhirnya ditangkap polisi dan ditetapkan menjadi tersangka kasus pencurian. Di sisi lain, W dan H juga menjadi saksi atas kasus pembunuhan yang menjerat AS.

“Saat ini ketiga pelaku, baik pelaku pembunuhan maupun pelaku percobaan pencurian masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar dia.

Direktur Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Hari Brata mengatakan, kepolisian telah mendengarkan kesaksian dua pelaku begal atas nama W dan H.

Baca: DPR yang Nonton Bokep Saat Sidang Ternyata Harvey Malaiholo

“Karena korban ini membawa senjata tajam, makanya dia membela diri. Bukan menggunakan senjata tajam milik pelaku begal. Tapi dia membawa senjata tajam sendiri,” Hari menambahkan.

AS sendiri diketahui sudah membuat laporan polisi terkait pembegalan telah dialaminya.

“Proses dua-duanya tetap jalan. Masalah dia nanti dikategorikan membela diri, itu nanti putusannya ada di pengadilan,” kata Hari Brata.

Polisi Serahkan Kasus ke Pengadilan

Aneh! Korban Pembegalan di Lombok Malah Jadi Tersangka
Foto: Dawainusa.com – Web/@tribunlombok

Meski telah membuat laporan sebagai korban begal, Hari Brata mengaku pihaknya tetap memproses kasus perbuatan yang menghilangkan nyawa orang lain.

“Proses dia menghilangkan nyawa orang lain itu tetap kita proses. Walaupun ada upaya membela diri tadi, tapi yang menilai itu saya tegaskan adalah pengadilan, hakim yang memutuskan,” tegasnya.

Baca: Viral, Hamish Daud Jadi Kuli Bangunan di Perancis

Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula dari penemuan mayat dua pria bersimbah darah di Lombok Tengah Senin (11/4/2022) dinihari.

Belakangan diketahui bahwa kedua pria adalah pelaku begal yang dibunuh oleh calon korbannya.*