Alum Avalos, Bocah Asal Argentina Ditemukan di Toraja

Alum Avalos, Bocah Asal Argentina Ditemukan di Toraja

Alum Langone Avalos, bocah tujuh tahun asal Argentina yang dinyatakan hilang dari negerinya dikabarkan ditemukan di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. (Foto: Elizabeth Avalos menyampaikan berita kehilangan Alum Langone Avalos - Thesundaily.my).

JAKARTA, dawainusa.com Alum Langone Avalos, Itulah nama lengkap bocah tujuh tahun asal Argentina. Ia serentak menjadi buah perbincangan lantaran kisah yang terurai dalam hidupnya.

Ia dikabarkan hilang di negeri kelahirannya pada 8 bulan yang lalu tepatnya pada Juni 2017. Namun, ia dikabarkan ditemukan di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Bagaimana ceritanya gadis cilik tujuh tahun itu bisa ditemukan di Tana Toraja, sementara jarak Toraja (Indonesia) dan Argentina terpisah oleh Samudara Pasifik yang mahaluas? Argentina ada di benua Amerika (Latin) sementara Toraja (Indonesia) ada di Benua Asia. Mungkinkah untuk gadis sekecil Alum melanglang buana sejauh itu?

Baca juga: Seorang Ibu Muda Rela Lakukan Ini Demi Biaya Pengobatan Buah Hati

Sebelumnya, berita terkait ditemukannya gadis kecil itu dikonfirmasi Kapolres Tana Toraja Ajun Komisaris Besar Julianto P Sirait.  Julianto mengatakan gadis kecil itu ditemukan pada Selasa (6/1). Alum ditemukan warga ketika sedang mencari makan. Diduga gadis kecil itu tidak punya uang sehingga ia harus mencari makan di rumah warga.

“Alhamdulilah, jam 09.00 WIB ada laporan masyarakat, kami datangi di Toraja Utara, ia ada di tempat itu,” ujar Julianto saat dikonfirmasi, Selasa (6/1).

Alum Avalos Tidak sendirian

Gadis kecil ternyata tidak sendirian. Ia bersama ayahnya bernama Jorge Langone, dan teman ayahnya, Candela Gutierrez. Ketiganya ditemukan secara bersamaan oleh warga.

Dari keterangan ibunda Alum, Elizabeth Avalos, Alum diculik ayahnya dan teman ayahnya. Hingga saat ini dirinya belum berjumpa dengan sang buah hati.

“Sejak itu (bulan Juni 2017), saya tidak pernah mendapat kabar tentang anak saya,” ucap Elizabeth saat dihubungi.  Dalam periode itu terus berupaya mencari sang buah hati.

Menurut Elizabeth, Alum dan suaminya serta perempuan yang ikut menculik anaknya itu, sebelumnya berada di Malaysia. Di  Negeri Jiran itu, ketiganya tinggal selama kurang lebih enam bulan.

“Ketiganya kemudian lari ke Indonesia karena mengetahui kalau keberadaan mereka diketahui pihak Elizabeth dan polisi di negeri Tango (julukan untuk Argentina). “Mereka pergi ke Indonesia karena tahu bahwa kami sudah mengetahui keberadaan mereka (di Malaysia),” jelasnya.

Baca juga: Demi Kebahagian Ibunda, Remaja Ini Lelang Keperawanannya

Sementara itu, pihak Polres Tana Toraja telah mempertemukan ketiga orang tersebut dengan pihak Kedutaan Argentina di Kota Makasar. Julianto menyebut, ketiga warga senegara dengan pesepak bola Lionel Messi itu sangat kooperatif saat hendak dibawa polisi. Mereka tidak melawan aparat.

“Kami berterima kasih mereka mau kami bawa segera mungkin, posisi saya bersama mereka akan dibawa ke Makassar akan kami pertemukan dengan kedutaaan Argentina di Makassar,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak Kedutaan Argentina mengenai kapan ketiganya dipulangkan ke negeri asal mereka.

Divhubinter Polri Dapat Red Notice dan Yellow Notice

Sebelum Alum Avalos, Jorge Langone, dan Candela Gutierres ditemukan warga di Toraja Utara, Kepolisian Republik Indonesia melalui Divisi Hubungan Internasional Polri (Divhubinter) mendapat red notice dan yellow notice.

Adapun red notice untuk Jorge Langone dan Candela Gutierres, sedangkan yellow notice untuk Alum Langone Avalos.

“Sudah muncul red notice dan sudah diterima oleh Polri melalui Divhubinter kira-kira dua minggu lalu. Sekarang berupaya supaya kalau (Alum dan ayahnya) diduga di Indonesia, kita lakukan upaya mengamankan yang bersangkutan selama 20 hari ke depan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di Mabes Polri, Senin (5/2).

Baca juga: Lawatan ke Chile, Ini Aksi Paus Fransiskus Yang Paling Menarik Perhatian

Pada Sabtu (3/2) lalu, Kedutaan Argentina di Jakarta juga telah mengkonfirmasi hal ini dan menyebarkan pamflet berisikan foto serta identitas Alum.

“Anak perempuan asal Argentina hilang di Indonesia bernama Alum. Dia berusia 7 tahun. Kami mohon bantuannya untuk menemukan Alum. Barang siapa yang melihat atau tahu keberadaannya tolong hubungi kedutaan besar Argentina di Jakarta,” demikian pernyataan Kedubes, Sabtu (3/2).*