Alasan Ahmad Dhani Mengaku Sebagai Gusdurian Sejati

Alasan Ahmad Dhani Mengaku Sebagai Gusdurian Sejati

JAKARTA, dawainusa.com – Baru-baru ini musisi ternama tanah air yang kini terjun ke dunia politik, Ahmad Dhani mengaku diri sebagai Gusdurian sejati.

Lantas, Dhani menyebut beberapa alasan yang menguatkan dirinya sebagai seorang pengagum Gus Dur lewat sebuah video yang diunggah ke Instagramnya pada Selasa (28/8) malam.

Dalam video itu, Dhani terlihat bersama seorang pria dengan setelan jas warna hitam. Pria tersebut lalu mengucapkan terima kasih pada Dhani.

Baca juga: ILC Batal Tayang, Rocky Gerung: Kabel Digunting dari Monas

“Hai mas, terima kasih mas atas kesempatannya untuk pemirsa berita 1, terima kasih banyak Mas Dhani,” ucap pria tersebut. 

“Barusan ada yang terkuak ternyata saya adalah Gusdurian Sejati, kenapa gitu? karena Gusdur tidak pernah ngenger sama penguasa, Gusdur tidak pernah mesra dengan penguasa, Gusdur adalah penentang penguasa, kritis penguasa dan Gusdur tidak minta-minta uang sama penguasa,” timpal Ahmad Dhani.

“Maka dari itu, saya mendeklar bahwa saya Gusdurian Sejati karena saya mirip Gusdur,” tulis suami Mulan Jameela itu.

“SAYA GUSDURIAN SEJATI. Kamu?”, tulis Dhani sebagai caption postingan itu. 

Gusdurian Sejati dan Komentar Wanda Hamidah

Tak lama berselang, artis cantik yang juga terjun ke dunia politik Wanda Hamidah juga menulis postingan tentang Gusdurian di Instagram Storiesnya.

Dalam postingannya itu, Wanda menuliskan ada sosok yang setelah dikepung banser langsung mengaku Gusdurian sejati.

Berikut kalimat lengkapnya :

“Habis dikepung banser, langsung ngaku Gusdurian..,” tulis Wanda di Instagram Storiesnya pada Selasa (28/8) malam.

Belum diketahui secara pasti siapa yang dimaksud Wanda dengan postingan ini. Selain Wanda Hamidah, warga net tak ketinggalan mengomentari postingan Dhani.

@babeh : “Apane seng mirip wonn kamu itu cma menang ngeyel aja kok,”.

@hafizah: “Gayanya mau menghabisin semua.giliran di samperin.di tantang duel ma banser..malah ngumpet.apakah itu jiwamu aslinya..sekarang..malah ngaku gusdurian..saya rasa lo bukan orang politik yg baik..suara prabowo bisa tergerus.gara”.anda..jadilah politik yg baik.cari simpati untuk rakyat bukan begitu caranya bro,”.

@anrianjo: “Kalo gusdurian, mas dhani ga akan segerombolan ama habib rizieq,karena sudah jelas habib rizieq prnah menghina gusdur,”.

Tentang Gusdurian dan Jaringan Gusdurian

Gusdurian adalah sebutan untuk para murid, pengagum, dan penerus pemikiran dan perjuangan Gus Dur. Para gusdurian mendalami pemikiran Gus Dur, meneladani karakter dan prinsip nilainya, dan berupaya untukmeneruskan perjuangan yang telah dirintis dan dikembangkan oleh Gus Dur sesuai dengan konteks tantangan zaman.

Sementara, jaringan gusdurian adalah arena sinergi bagi para gusdurian di ruang kultural dan non politik praktis. Di dalam jaringan gusdurian tergabung individu, komunitas/forum lokal, dan organisasi yang merasa terinspirasi oleh teladan nilai, pemikiran, dan perjuangan Gus Dur. Karena bersifat jejaring kerja, tidak diperlukan keanggotaan formal.

Baca juga: Reaksi Syahrini Saat Jojo Buka Baju di Laga Final Bulutangkis

Jaringan gusdurian memfokuskan sinergi kerja non politik praktis pada dimensi-dimensi yang telah ditekuni Gus Dur, meliputi 4 dimensi besar: Islam dan Keimanan, Kultural, Negara, dan Kemanusiaan.

Misi dan jaringan adalah nilai, pemikiran dan perjuangan Gusdur tetap hidup dan mengawal pergerakan bangsa Indonesiamelalui sinergi karya para pengikutnya yang dilandasi 9 nilai Gusdur yaitu, katauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, Pembebasan, persaudaraan, serta kesederhanaan, sikap kesatria dan kearifan tradisi.

Jaringan gusdurian tidak mengenal tempat, karena para gusdurian alias anak-anak ideologis Gusdur tersebar diberbagai penjuru Indonesia, bahkan manca negara.

Di beberapa tempat, terbentuk komunitas-komunitas lokal,namun sebagian besar terhubung melalui forum dan dialog karya.

Munculnya komunitas gusdurian lokal banyak dimotori oleh gusdurian generasi muda (angkatan 2000an), yang bersemangat untuk berkumpul mendalami dan mengambil inspirasi dari teladan Gus Dur. Setidaknya sekitar 60an komunitas gusdurian lokal telah dirintis sampai akhir tahun 2012.

Untuk merangkai kerja bersama dalam arena Jaringan Gusdurian, dibentuklah Sekretariat Nasional Jaringan gusdurian. Amanah yang diemban adalah menjadi penghubung dan pendukung kerja-kerja para gusdurian di berbagai penjuru.

Dalam menjalankan amanah jaringan, SekNas JGD memfokuskan diri pada program-program penyebaran gagasan, memfasilitasi konsolidasi jaringan, memberikan dukungan pada upaya (program) lokal, program kaderisasi, dan peningkatan kapasitas jaringan.*