Aksi Joni Panjat Tiang Kalah Heroik dari Stuntman Jokowi

Aksi Joni Panjat Tiang Kalah Heroik dari Stuntman Jokowi

JAKARTA, dawainusa.com Aksi akrobat motor yang dipragakan Presiden Jokowi dan pameran penggantinya (stuntman) mendapat sentilan dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Menurutnya, aksi yang videonya dipertontonkan di upacara pembukaan Asian games 2018, (Sabru (18/9) itu kalah heroik dibandingkan aksi Yohanes Gama Marschal Lau atau Joni.

Joni adalah bocah SMP yang memanjat tiang bendera demi merah putih dalam upacara HUT Ke-73 RI di Desa Silawan, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, 17 Agustus lalu.

Baca juga: Politik Dua Kaki, Mungkinkah Suara NU Rentan Terbelah?

“Aksi panjat tiang bendera anak SMP Joni Kala jauh lebih heroik ketimbang aksi stuntman akrobat motor-motoran kemarin,” tulis Fadli di akun twitternya, @fadlizon, yang dibaca dawainusa.com pada Senin (20/8).

Aksi Jokowi Menyedot perhatian Publik

Aksi Jokowi memang menyedot perhatian publik tanah air. Video tersebut menayangkan Jokowi berangkat dari Istana menuju lokasi pembukaan Asian Games. Dalam video itu Jokowi menuju lokasi dengan diantar mobil kepresidenan.

Di tengah perjalanan, Jokowi terjebak kemacetan sehingga membuat dirinya berinisiatif melanjutkan perjalanan dengan menggunakan motor yang sebelumnya ditunggangi seorang Paspamres.

Baca juga: Sandiga Uno Ungkap Tujuan Bertemu Presiden Jokowi

Video itu menayangkan kemampuan Jokowi yang diperankan stuntman mengendarai motor di jalanan ibu kota hingga akhirnya tiba di GBK.

Aksi Jokowi ini tak hanya memicu kehebohan para penonton upacara pembukaan di GBK. Media sosial pun dipenuhi pembicaraan soal ini. Sejumlah politikus baik dari kubu oposisi maupun koalisi pendukung pemerintah ikut berkomentar.

Selain Fadli, ada juga politisi dari kubu oposisi yang turut berkomentar, salah satunya Wakil Ketua Umum Demokrat Roy Suryo. Ia berpendapat, pihak stasiun televisi yang menayangkan video tersebut seharusnya mencantumkan keterangan bahwa adegan tersebut melibatkan pemeran pengganti.

“Meski semalam saya tahu itu hanya bersifat “entertainment” saja, namun sebaiknya etika dalam penayangan di televisi dilakukan, apalagi ini melibatkan sosok orang pertama (Presiden) di Republik ini,” kata Roy seperti dilansir CNN Indonesia.

Disindir, Presiden Jokowi Tanggapi Santai

Sementara itu, Presiden Jokowi hanya terkekeh menanggapi perdebatan yang mempersoalkan dia menggunakan peran pengganti alias stuntman dalam video tersebut. Melalui twitter, Jokowi dengan santai menganggap hal tersebut tidak sepatutnya dipersoalkan dengan serius.

“Siapa yang menerbangkan sepeda motor, meliuk-liuk, bergaya stoppie, dan sampai tepat waktu ke GBK, semalam? Hehehe,” kata Jokowi melalui Twitternya.

Baca juga: 5 Fakta Soal Bocah di NTT yang Panjat Tiang demi Merah Putih

“Yang jelas, saya dan kita semua menyambut gembira, acara pembukaan Asian Games 2018 berlangsung meriah dan lancar. Ini penantian Indonesia selama 56 tahun.”

Sebagian besar warga memuji aksi Jokowi tersebut. Tak sedikit pula warganet yang mengaku bangga hingga membandingkan aksi Presiden RI Ke-7 itu dengan aktor sekelas Tom Cruise. Sementara itu, sebagian warganet lainnya juga menganggap pembukaan Asian Games kemarin sudah setara dengan level Olimpiade.*