Akibat Longsor, Akses Jalan Golowelu-Ranggu Lumpuh Total

Akibat Longsor, Akses Jalan Golowelu-Ranggu Lumpuh Total

Akibat longsor yang terjadi pada Minggu, (12/11) pukul 17.00 WITA, jalan Golowelu-Ranggu, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat putus total. (Foto: Ruas jalan Golowelu-Ranggu/tribunnews)

MABAR, dawainusa.com Akses jalan Golowelu-Ranggu, tepatnya di Desa Suka Ngkiong Kecamatan Kuwus, Kabupataen Manggarai Barat lumpuh total akibat longsor yang terjadi pada Minggu, (12/11). Dari informasi yang diterima dawainusa.com, untuk sementara jalan tersebut belum bisa digunakan warga setempat karena belum ditangani.

Camat Golowelu, Gabriel Bagung, ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu terjadi di Desa Suka Ngkiong Kecamatan Golowelu. Dijelaskannya, pihaknya sudah memantau langsung lokasi longsor dan sudah melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mabar.

(Baca juga: Ulah Novanto, Akbar Tandjung Cemas)

“Ruas jalan Golowelu-Ranggu lumpuh total, akibat tanah longsor yang menutup badan jalan sepanjang 30 meter pada Hari Minggu pukul 17.00 WITA. Potensi longsor susulan masih bisa terjadi,” kata Gabriel sebagaimana dilansir tribunnews.com, Selasa (15/11).

Gabriel menambahkan, masyarakat setempat untuk sementara akan menggunakan jalur lain bagi mereka yang bepergian ke Ruteng dan dan Daerah lain yang melewati jalur tersebut.

“Jalur sementara yang digunakan yaitu melewati Monsok, Gollo Rosi, tembus Tueng. Jalur itu satu-satunya yang bisa digunakan kalau mau ke Golowelu atau Ruteng,” kata Gabriel.

Pemda Mabar Akan Segera Turun ke Lokasi

Pemda Mabar melalaui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Don Jaghur Ketika dikonfirmasi mengatakan alat berat untuk Menggusur material longsoran akan dikirim ke lokasi bencana pada hari ini, Rabu, (15/11)

“Alat berat hari ini baru masuk ke kuwus. Kami sudah koordinasi dengan yang punya alat,” kata Don.

(Baca juga: Meskipun Berlindung di Balik Imunitas, Proses Hukum Novanto Tetap Berjalan)

Camat Kuwus  sendiri, Gabriel Bagung juga membenarkan tentang akan segera dikirimnya alat berat tersebut.

“Saya sudah ditelepon oleh Pak Marten Warus, anggota DPRD Manggarai Barat, katanya BPBD akan segera kirim alat berat,” ujar Gabriel.

Sebelumnya, kepala BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Don Jaghur mengaku belum bisa mengirim alat berat untuk menggusur material longsoran yang menutup badan jalan. Hal ini dia katakan karena lokasi longsor berada di lereng sehingga membutuhkan kajian yang mendalam.

“Ruas jalan yang longsor itu berada di lereng. Kami harus kaji lagi bagaimana penanganannya. Setelah petugas kami memantau lokasi guna mempelajari penanganan dan pencegahan potensi terjadinya longsor lagi di lokasi tersebut, hari ini baru kita tangani,” kata Don.* (RAG)