Air Mata Basuri Tjahaja Purnama Saat Nonton Film A Man Called Ahok

Air Mata Basuri Tjahaja Purnama Saat Nonton Film A Man Called Ahok

JAKARTA, dawainusa.com Kisah kehidupan tokoh fenomenal mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diangkat ke layar lebar. ‘A Man Who Called Ahok’ akan segera tayang di bioskop pada 8 November 2018 mendatang.

Adik kandung Ahok, Basuri Tjahaja Purnama mendapat kesempatan untuk melihat langsung film, A Man Called Ahok. Dalam kesempatan tersebut, ia terlihat mengusap-usap air mata yang jatuh. Rupanya, Basuri banyak menangis karena ia banyak mengenang pengalaman masa kecilnya bersama kakak, dan sang ayah.

Hal tersebut ia sampaikan secara langsung dalam unggahan video diakun Instagram Daniel Mananta, @vjdaniel. Daniel sendiri merupakan pemeran Ahok dalam film tersebut.

Baca juga: ‘A Man Called Ahok’ dan Alasan di Balik Kekecewan Fifi Lety

“Saya rewind, dengan kehidupan masa kecil. Tentang kondisi keluarga.” “Jujur saya nggak tahan, mungkin berat badan saya menurun sedikit gara-gara kebanyakan air  mata,” ungkap Basuri Tjahaja Purnama.

Mendapat kesempatan langsung untuk lihat film A Man Called Ahok, Basuri banyak mengenang masa kecilnya. Rupanya hal tersebut membuat ia tak sanggup lagi untuk menahan air matanya.

Diangkat dari buku karangan Rudi Valinka, film A Man Called Ahok mengisahkan kehidupan Ahok kecil di Gantong, kepulauan Belitung Timur pada 1976 sampai menjabat sebagai Bupati Belitung Timur pada 2005.

Film tersebut kental oleh drama antara sosok Ahok dan sang ayah Kim Nam. Tak hanya itu, Basuri juga berharap agar wajahnya tak terlihat sembab karena terlalu banyak menangis sepanjang film. “Moga-moga mata saya nggak terlalu bengkak,” ujar adik Ahok.

Adik Ahok, Fifi Lety Kecewa

Semetara itu Adik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang lain, Fifi Lety mengungkapkan kekecewaannya dengan film ‘A Man Called Ahok’. hal tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram @fifiletytjahajapurnama yang diunggah pada Senin (5/11).

Fifi Lety mengaku kecewa dengan penggambaran sosok ayahnya (Kim Nam) yang diperankan oleh Chew Kin Wa. Ia bahkan mengunggah sebuah foto bunga yang menurutnya menandakan kematian hati nurani.

“Ku kembalikan semua kecewa dan Sedih padaMu. Ooh…Papaku, seandainya masih Hidup pasti marah sekali dgn mrk Yg merusak image dan gambaran dirimu. Tidak pantas mrk menpertontonkan Hidupmu dgn cara spt ini.”

“Tetapi Aku percaya dan aku Berdoa malam ini Mazmur 37 tjd pada mrk yang telah menyakitimu Bunga ini tanda kematian hati nurani, tanda dukacita Yg dalam. Tuhan Kalaulah pembela Papaku,” tulisnya.

Baca juga: Sindiran Keras Adik Kandung Ahok untuk Ma’ruf Amin

Melalui laman komentar, Fify kembali menuliskan kekecewaannya saat memberikan balasan kepada netizen. “Saya sdh nonton film A man call Ahok dan very inspiring dan value dr seorang bpk yg care sama anak2, why are you complaining, may God forgive you, Pray for your soul,” ujar @lienahusin.

“@lienahusin hhahaa Yg benar aja please watch before I comment? Kita uda nonton uda protest uda minta cutt sana siini hahahaa FYI aja Kalau saya Engak bantu mrk ini film Engak pernah ada!

Sayang mrk tidak mau buat seperti aslinya sesuai foto2 kami itu aja Yg Saya mohon pada mrk2 itu karena itu memory kami itu Papa kami Yg mrk gambar kan dan papa akan marah sekali seandainya beliau masih Hidup Di gambar kan spt itu.

I am the most closest with my father and he even ask me to keep his diary his love letter to me and have my Foto in his wallet so pls don’t comment if you don’t know my father.

I just post my feeling about my father nothing more. Because I miss him and love him and I am His beloved and my father deserve honour for who he is,” balas @fifiletytjahajapurnama.

“Aku sedih aja karena aku sangat dekat dengan papaku dan aku tahu papaku pasti marah di gambar kan spt itu, ini Cara saya belain Papa dan biar kebenaran itu ada akhirnya,” imbuh Fifi.*

COMMENTS