Irjen Pol Raja Erizman, Kapolda NTT yang Pernah Terseret Kasus Gayus

Irjen Pol Raja Erizman, Kapolda NTT yang Pernah Terseret Kasus Gayus

Berdasarkan surat telegram (ST) Kapolri Jenderal Tito Karnavian Nomor ST/16/I/2018 tanggal 5 Januari 2018, jabatan Kapolda NTT akan diganti. Dari yang sebelumnya ditempati oleh Agung Sabar Santoso diberikan kepada Raja Erizman. (Foto: Irjen Pol Raja Erizman/kiri - ist)

KUPANG, dawainusa.com Kapolda NTT, Irjen Pol Agung Sabar Santoso di tarik ke Mabes Polri menjadi Kepala Divisi Hukum (Kadivkum). Hal itu tertuang dalam surat telegram (ST) Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian Nomor ST/16/I/2018 tanggal 5 Januari 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan polri.

Dari informasi yang diterima dawaiusa.com, Sabtu, (6/1), jabatan Kapolda NTT sendiri akan diisi oleh Irjen Pol Raja Erizman. Raja Erizmen sebelumnya adalah Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) di Mabes Polri. Wakapolda NTT, Brigjen Pol Viktor Manopopo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pergantian Kapolda tersebut.

“Iya benar. Barusan TR keluar. Penggantinya Irjen Pol Raja Erizman, kadivkum Polri. Pak Kapolda jadi Kadivkum Polri. Tukar tempat saja,” sebut Wakapolda Viktor.

Baca juga: Selama 2017, Sebanyak 62 TKI Ilegal Asal NTT di Malaysia Meninggal Dunia

Hal yang sama dibenarkan oleh Karo Penmas Divhumas polda NTT, Polri Brigjen M. Iqbal. “Ya benar. Dalam ST Kapolri, pejabat Kapolda NTT ikut diganti,” kata Iqbal.

Sementara terkait serah terima jabatan (Sertijab) dari pejabat lama ke pejabat baru yang digelar di Mabes Polri, Wakapolda Viktor mengaku belum mengetahuinya secara pasti.

“Soal serah terima jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru belum saya ketahui secara pasti. Kalau informasi tentang hal itu telah kami dapat, akan kami informasikan ke teman-teman media dan masyarakat,” tukas Viktor.

Pernah Terseret Kasus Gayus

Nama Irjen Raja Erizman sebelumnya sempat menjadi sorotan ketika menjabat sebagai Direktur II Pideksus Bareskrim Polri menggantikan Brigjen Edmond Ilyas. Erizman menandatangani surat pembatalan pemblokiran rekening milik Gayus Tambunan.

Ia mengakui mengeluarkan surat permintaan pembukaan blokir rekening Gayus ke Bank Panin dan Bank BCA. Alhasil, uang Gayus sebesar Rp 28 miliar di rekening itu menyebar ke rekening lain.

Baca juga: Apresiasi Para Sultan Hingga Curhat Raja Kupang ke Jokowi

Tindakan Erizman ini lantas direspons oleh jajaran Divisi Profesi dan Pengamanan Polri. Sejumlah penyidik Bareskrim termasuk Erizman pun diperiksa. Tetapi, berdasarkan sidang kode etik, Erizman lolos dari sanksi kode etik alias tidak ditemukannya unsur pidana.

Dewan Kebijakan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi hanya mencopot Erizman dari jabatannya. Ia dikeluarkan dari fungsi reserse dan kriminal karena dianggap tidak cakap.

Usai kasus itu mencuat, Raja Erizman tak terdengar kabarnya. Namun pada 5 Oktober 2016 lalu, Raja Erizman tiba-tiba mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Divisi Hukum Polri. Sebagaimana yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Surat Telegram Kapolri ‎ ST/2434/X/2016, Erizman menggantikan posisi Irjen Setyo Wasisto.

Menanggapi hal ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan kasus yang membelit Erizman telah dinyatakan selesai.

“Artinya, tidak mungkin persoalan itu berlarut-larut kemudian tanpa akhir,” kata Boy di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Kamis 6 Oktober 2016 lalu.

Tidak Hanya NTT

Selain Kapolda NTT, jabatan Kapolda di beberapa daerah lain juga ikut diganti atau dipindah tugaskan. Di antaranya Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin menjadi pati Baintelkam Polri dalam rangka pensiun. Hal itu sesuai dengan ST/16/1/2018.

Sementara Brigjen Pol Priyo Widyanto yang kini Kapolda Jambi dipindahkan menjadi Kapolda Kaltim. Brigjen Pol Muchlis AS sebagai Pati Baharkam Polri yang mengalami penugasan pada Bakamala RI diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jambi. Adapun jabatan yang ditinggalkan Muchlis diisi oleh Kombes Pol Sarono yang kini Irwasda Polda Jabar.

Baca juga: Gegar Jabatan, PMKRI Maumere Desak Bupati Sikka Copot Kadis Lingkungan Hidup

Jabatan Irwasda Polda Jabar diisi Kombes Pol Suradiyana yang kini Irwasda Polda Bali. Kemudian Irjen Pol Siswoyo yang kini Kapolda Lampung juga dimutasi sebagai Widyaswara Utama Sespim Lemdiklat Polri, sementara Irjeno Pol Suntana yang kini pati Baintelkam Polri dan menjalani penugasan pada BIN diangkat menjadi Kapolda Lampung.

Brigjen Pol Rudi Sufahriadi sebagai Kapolda Sulteng diangkat dalam jabatan baru sebagai Dankorbrimob Polri. Kapolda Sulteng diisi oleh Brigjen Pol I Ketut Argawa selaku Karo Analisis Baintelkam Polri. Irjen Pol Murad Ismail selaku Dankorbrimob Polri dimutasikan sebagai analisis kebijakan utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.

Dalam ST Kapolri yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Pol Sulistyanto juga diperintahkan kepada para pati/pamen Polri tersebut untuk segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat 14 hari terhitung tanggal ditetapkan keputusan mutasi tersebu.* (RAG)