8 Manfaat Bercinta dalam Kondisi Lampu Menyala

8 Manfaat Bercinta dalam Kondisi Lampu Menyala

Ada yang nyaman bercinta dalam kondisi gelap dan ada pula yang nyaman menikmati malam spesialnya dalam kondisi lampu menyala. (Foto: Ilustrasi bercinta bersama pasangan - Ist).

RELATIONSHIP, dawainusa.com Sebagian orang kerap mempertimbangkan tempat yang nyaman saat bercinta. Ada yang nyaman bercinta dalam kondisi gelap dan ada pula yang nyaman menikmati malam spesialnya dalam kondisi lampu menyala.

Masing-masing pasangan memang memiliki rasa nyaman yang berbeda-beda. Kadang-kadang juga dipengaruhi oleh ada dan tidaknya kepercayaan diri saat bercinta. Namun, tahukah Anda manfaat dari bercinta dalam kondisi lampu menyala?

Menurut Alix Fox, seorang sex aducator, bercinta dalam kondisi lampu menyala memiliki beberapa manfaat. Berikut dawainusa.com merangkum 8 alasan penting mengapa Anda perlu mencoba bercinta dalam kondisi lampu menyala, seperti dilansir Cosmopolitan.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Zat Kimia yang Menggenjot Gairah Wanita di Ranjang

Dapat Menentukan Titik Sentuh

Akan lebih mudah bagi Anda dan si dia menemukan titik sentuh jika dalam keadaan terang. Tak hanya itu, kondisi terang memudahkan Anda untuk memperlihatkan si dia area tubuh mana yang bisa meningkatkan gairah bercinta.

Tak perlu dengan ucapan, cukup dengan mimik wajah yang bisa dengan jelas ia lihat karena kondisi kamar dalam keadaan terang. Dan pasangan pun nantinya tak akan kesulitan memberikan sentuhan yang Anda inginkan.

“Jika kamu meraba dan kikuk di kegelapan, kemungkinan bisa saja salah dan seks bakal tak terlalu memuaskan,” ungkap Alix.

Apabila dimulai dalam kondisi gelap, maka seterusnya individu tak akan tahu apa yang diinginkan pasangannya. Bahkan, parahnya pasangan Anda tidak dapat mencapai orgasme.

Merasa Lebih Nyaman

Saat ini banyak seruan soal penggunaan kondom demi rasa aman dari penyakit menular seksual atau dalam rangka menunda kehamilan yang tak diinginkan.

Namun, bercinta dalam kondisi gelap bisa saja berisiko terjadi kesalahan saat pemasangan kondom. Menurut Alix, individu harus memastikan tak ada udara yang tertinggal di kondom karena bisa saja ini menimbulkan kebocoran.

“Begitu banyak kasus cidera pasca seks yang saya dengar akibat kurangnya pencahayaan misal, salah mengambil pembersih tangan bukan pelumas. Oleh karenanya, penting untuk membiarkan lampu menyala,” kata dia.

Baca juga: Ini 5 Bangsa Kuno yang Punya Kebiasaan Seks Aneh

Memperkuat Ikatan dan Tidak Merasa Asing

Komunikasi dengan pasangan saat di ranjang dilakukan dengan gestur dan tatapan mata. Menatap mata pasangan memang bisa memperkuat ikatan hubungan dan Anda bersama pasangan Anda tidak merasa asing.

“Ini bisa memunculkan rasa yang lebih personal dan lebih dicintai, daripada saat gelap seolah hanya dua tubuh yang bersentuhan,” ujar Alix.

Di sisi lain, biasanya sex therapist meminta pasangan untuk saling menatap dalam lima menit. Tujuannya agar pasangan menjadi lebih kalem, fokus dan bisa lebih banyak bersentuhan secara fisik.

Terapis psikoseksual Kate Moyle juga memiliki tips untuk bisa fokus di sesi bercinta. Menurutnya, Anda harus fokus pada titik erotis pasangan yang bisa dilihat, kemudian fokuskan pada rasa, aroma, suara atau sentuhan. Hal ini bisa membantu individu untuk fokus dan membuat pikiran-pikiran lain saat bercinta.

Dapat Melihat Wajah Pasangan

Siapa bilang ekspresi pasangan tidak penting saat bercinta. Alix menekankan, ekspresi wajah sangat penting sebagai umpan balik bagi pasangan.

“Jika kamu tak bisa melihat wajah pasangan, ini sulit untuk menerka apa yang mereka rasakan dan pikirkan. Ditambah lagi, kamu tak bisa tahu apa ia suka posisi yang baru, masih bersemangat atau tidak minat, atau bisa juga keinginan untuk mengambil jeda,” jelasnya.

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Anda mungkin merasa tak percaya diri saat berada dalam keadaan bugil di bawah sorot lampu yang terang. Memang benar, bugil plus kondisi terang bisa membuat Anda kurang percaya diri. Apalagi jika Anda merasa bahwa Anda memiliki kekurangan.

“Tapi pasangan akan menghargai pertunjukan di mana kamu menanggalkan busana dalam keadaan lampu menyala. Ia tak akan fokus pada apa yang kamu sebut kecacatan. Kita jarang melihat orang begitu menghargai tubuh kita,” lanjutnya.

Awalnya mungkin agak canggung, tapi saat Anda dan pasangan sudah bisa mencoba untuk lebih terbuka dan bercinta dengan pencahayaan yang romantis, maka secara tidak langsung Anda dan si dia akan makin saling mempercayai satu sama lain. Ini bisa menjadi sinyal kepuasaan dalam bercinta.

Baca juga: Ini Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Pertumbuhan Penis

Menikmati Keindahan Tubuh Pasangan

Pria itu makhluk visual. Sebuah survei menemukan bahwa bercinta dalam kondisi terang memang lebih menyenangkan. Gairah terbangun berkat individu yang mampu melihat keindahan tubuh pasangannya.

Dengan bantuan cahaya, Anda dan pasangan bisa saling memperhatikan setiap jengkal tubuh masing-masing. Dengan begitu Anda berdua tak akan terlalu canggung untuk bisa memulai sesi bercinta.

Warna dan Cahaya Menciptakan Atmosfer

“Chromotherapy merupakan seni penggunaan warna untuk menciptakan atau memicu reaksi psikis dan sensasi emosi tertentu. Menggunakan warna lampu yang berbeda bisa menimbulkan kesan berbeda,” ujar Alix.

Ia melanjutkan, warna merah bisa meningkatkan hasrat dan energi. Sedangkan biru memberi efek menenangkan, mendorong relaksasi dan sensualitas. Ide lainnya bisa juga dengan lampu tembak sehingga pasangan dapat menikmati bayangan mereka bermain-main saat bercinta.

Kondisi Lampu Menyala Hilangkan Ngantuk

Sebagian orang merasa ngantuk saat kondisi gelap. Demikian pula saat bercinta, lampu yang menyala membuat individu tetap terjaga. Tak sengaja tidur saat bercinta bisa membuat pasangan kecewa, tak puas atau stagnan secara seksual.

Padahal, di sela sesi bercinta, obrolan ringan di ranjang bisa saja dilakukan. Tentu tak akan menyenangkan jika individu tidak fokus karena mengantuk atau bahkan tertidur di tengah cerita.

Ada sensasi keintiman yang berbeda saat bercinta dengan lampu menyala. Hal ini memberi peluang lebih besar untuk mencapai klimaks yang Anda inginkan. Pasangan pun akan lebih mudah untuk membuat hubungan intim jadi terasa lebih menggairahkan.

Masih inginkah Anda mematikan lampu?*