Dawainusa.com – Tim Gugus Tugas  Covid-19 Kota Kupang telah melakukan penelusuran terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal pada Selasa (12/5/2020) malam.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore menyebutkan, berdasarkan hasil penelusuran tim Gugus Tugas, sebanyak 23 warga Kota Kupang sempat melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal.

Baca juga: Wagub: Mulai 18 Mei ASN di NTT Kembali Bekerja Seperti Biasa

Saat ini kata Jefri, ke 23 warga tersebut sedang dalam pengawasan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang.

Tim Gugus Tugas juga akan melakukan  pengambilan swab untuk mengetahui apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

“Kami sudah menurunkan tim pada Rabu ini untuk melakukan pengambilan swab terhadap 23 orang kontak erat dengan korban,” kata Jefri dalam keterangan pers melalui daring di Kupang, Rabu (13/5) malam.

Pemeriksaan Cepat 

Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan cepat terhadap 10 orang yang pernah kontak erat dengan korban yang bekerja sebagai pedagang daging di Pasar Kasih Naikoten Kupang.

Tim juga melakukan penelusuran terhadap 65 warga di ibu kota provinsi berbasis kepulauan itu yang sempat melakukan kontak erat dengan korban.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di NTT Bertambah 12 Orang, 10 dari Klaster Gowa

Dia menambahkan sejumlah anggota keluarga pasien positif COVID-19 saat ini sedang melakukan karantina secara mandiri guna memutus rantai penyebaran virus corona baru (COVID-19).

Pemerintah Kota Kupang telah mendistribusikan sejumlah logistik untuk kebutuhan anggota keluarga korban Covid-19 yang sedang melakukan karantina secara mandiri di rumah.

Isteri Pasien yang Meninggal Demam Tinggi

Semantara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Marius Ardu Jelamu mengkonfirmasi, istri pasien positif Covid-19 yang meninggal pada Selasa malam juga dilarikan ke rumah sakit.

“Kita baru dapat informasi istrinya alami demam tinggi dan saat ini dirawat di RSUD WZ Johannes,” ungkap Marius dilansir Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Baca juga: Kabar Baik, Dua Pasien Positif Corona di NTT Dinyatakan Sembuh

Istri pasien positif tersebut ditangani tim medis sesuai prosedur penanganan pasien yang diduga terinfeksi Covid-19.

Marius menambahkan, Dinas Kesehatan Kota Kupang telah memeriksa sejumlah warga yang pernah melakukan kontak dekat dengan pasien positif itu.

Petugas juga telah menyemprotkan cairan disinfektan di lapak dagang sapi pasien itu di Pasar Naikoten, Kupang.*