10 Destinasi Wisata Menarik di Maumere, Flores, NTT

10 Destinasi Wisata Menarik di Maumere, Flores, NTT

Kabupaten Sikka (Maumere), Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satu daerah yang menyimpan sejuta pesona alam dan budaya. (Foto: Patung Maria Nilo - Travellermeds.blogspot.co.id).

MAUMERE-TRAVEL, dawainusa.com Keindahan alam dan budaya di Indonesia Timur memang bisa membuat siapa saja lupa diri. Banyak wisata alam yang mempesona tak terkecuali warisan budaya yang tetap eksis. Kabupaten Sikka (Maumere), Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satu daerah yang menyimpan sejuta pesona alam dan budaya itu.

Ketika anda berada di Flores, anda tidak akan betul-betul merasa puas bila hanya terpaku dan mengunjungi tempat-tempat tertentu, semisal Pulau Komodo, Danau Kelimutu, dan Wae Rebo yang sudah mendunia. Masih begitu banyak tempat wisata menarik selain tempat-tempat tersebut.

Baca juga: Mengintip 10 Tempat Wisata Populer di Nagekeo-NTT

Karena itu, untuk menambah wawasan sekaligus sebagai sumber informasi bagi siapa saja yang suka bertualang, berikut Dawainusa.com mengulas tempat-tempat wisata menarik lainnya di Flores, secara khusus di Muumere Kabupaten Sikka.

Adapun Kabupaten Sikka dengan Ibu Kota Maumere adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terletak di arah timur pulau Flores. Secara Administratif Kabupaten Sikka berbatasan langsung dengan Kabupaten Ende, Ngada dan Flores Timur.

Berikut sejumlah objek wisata yang ada di Maumere, Kabupaten Sikka.

Pantai Koka

Pantai Koka adalah salah satu objek wisata menarik yang letaknya tidak terlalu jauh dari kota Maumere. Pasir pantainya yang bersih dan air lautnya yang jernih serta tebing-tebing karang yang memagari pantai membuat tempat ini mulai dilirik para wisatawan. Sekilas, pantai ini mirip dengan Tanjun Ann yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dari kejauhan terlihat dua teluk kecil yang dipadu dengan pulau kecil hingga membentuk tanjung. Suasana pantai begitu nyaman dan bersih. Sangat cocok bagi anda yang ingin berwisata bersama sahabat, pacar dan keluarga.

Pantai Koka – IG @christo.isamia

Di tengah laut terlihat sebuah pulau karang kecil. Menurut warga setempat, itulah yang bernama pulau Koka. Konon katanya di sana bersemayam ular-ular laut yang berbisa, ular laut loreng yang sejatinya memiliki bisa yang mematikan, namun, ‘pamali’ bagi warga setempat untuk membunuh.

Terlepas dari mitos yang berkembang di pantai Koka, suatu hal yang pasti pantai ini sungguh luar biasa keindahannya. Pantai ini menawarkan pesona alam yang benar-benar berbeda. Di sekeliling pantai ada bukit-bukit hijau yang begitu indah. Anda dapat melihat keindahan pantai Koka dari atas bukit yang melengkung seperti angka tiga. Sungguh elok bukan?

Untuk mencapai tempat ini, anda bisa menempuh dua jalur penerbangan dari Jakarta menuju Kupang terlebih dahulu. Bisa langsung landing di Maumere untuk kemudian menyewa mobil menuju pantai ini. Alternatif lainnya adalah dari Kupang Menuju Ende. Dari Ende, anda bisa menyewa Mobil Overland menuju ke Koka.

Patung Maria Nilo Maumere

Kabupaten Sika memiliki objek wisata rohani yang patut untuk dikunjungi bagi para pengunjung yang sedang melakukan perjalanan lintas darat di Flores.

Di tempat ini terdapat Patung Nilo, salah satu Patung Bunda Maria tertinggi di daratan Flores, NTT. Patung ini terletak sekitar 7 km dari Kota Maumere, tepatnya di bukti keling Nilo, Desa Waluwutik Kecamatan Nita.

Bukit Bunda Mario Nilo ini merupakan tempat ziarah bagi umat Katolik yang ingin mendapatkan ketenangan hati dan pikiran.

Patung Maria Nilo – Travellermeds.blogspot.co.id

Di sini para peziarah dapat beribadat sekaligus berekreasi, karena kawasan bukit Nilo ini sangat menenangkan dengan suasana di atas perbukitan yang dikelilingi oleh pepohonan hijau yang alami serta udara yang sejuk.

Untuk mencapai bukit ini pengguna dapat menyewakan kendaraan atau menggunakan jasa ojek dengan jarak tempuh sekitar satu jam lamanya dari kota Maumere.

Patung Nilo mengarah langsung ke laut Flores dan Kota Maumere persisi tepat berada di bawah kakinya. Dari atas Bukit Nilo Pengunjung dapat melihat pemandangan alam di sekitar Nilo dan view Kota Maumere.

Museum Bikon Blewut

Meseum Bikon adalah satu-satunya museum di Kota Maumere yang terletak di dalam kompleks Seminari Tinggi Ledalero, Desa Nita Kabupaten Sika.

Museum ini didirikan oleh seorang Misionaris SVD, Pastor Theodor Verhoeven pada tahun 1973. Pater Theodor sendiri merupakan seorang ahli enolinguistik tamatan Universitas Utrech Nederland.

Sesuai dengan namanya Biko Blewut, museum ini menyimpan sejumlah penemuan masa lalu hasil penggalian Pater Theodor, seperti beberapa Gua di Flores dan Lembata, alat tenun termasuk fosil manusia purba Flores.

Museum Bikon Blewut – Adlienerz.com

Adapun kata Bikon sendiri artinya lampau, sedangkan Blewut artinya sisa peninggalan masa lampau. Biko Blewut diturunkan dari syair adat pencipta semesta alam versi Krowe-Sikka yang berbunyi: Saing Gun Saing Nulun, Saing Bikon Saing Blewut, Saing Watu Wu’an Nurak, Saing Tana Puhuk Kleruk, De’ot Reta Wulan Wutu, Kela Bokeng Nian Tana”.

Artinya, sejak zaman dahulu, sejak zaman purba, ketika bumi masih rapuh, ketika tanah masih bagaikan buah yang masih muda, Tuhan di angkasa menciptakan langit dan bumi, matahari dan bulan.

Hampir setiap saat, rombongan wisatawan dari luar negeri yang mampir ke Flores selalu menyempatkan diri menyambangi tempat ini.

Bagi Anda yang gemar mengoleksi dan ingin mengetahui penemuan-penemuan masa lalu, museum Bikon Blewut menjadi salah satu pilihan menarik.

Baca juga: Ini 10 Tempat Wisata Menarik Saat Berlibur di Ende-Flores

Gereja Tua Sikka

Gereja Tua Sikka merupakan ikon dari Kabupaten Sikka yang berdiri lebih dari satu abad. Gereja ini dibangun oleh Pastor Y Engbers pada tahun 1899 saat masih zaman Portugis.

Dari bentuk Arsitektur bangunan dapat dilihat adanya ciri khas pada bentuk dan corak bangunan yang menunjukkan bahwa Gereja dibangun pada masa lampau, tepatnya abad XVIII-XIX.

Keunikan lain dari Gereja ini adalah sebuah prasasti yang bertuliskan nama seorang Pastor yang merupakan generasi pertama di desa Sikka. Selain itu terdapat keterangan tunggal hari Penthabisan Gereja Tua Sikka.

Gereja Tua Sikka – IG @yayantijuit

 

Pada area dalam bangunan Gereja, dapat kita lihat dinding-dinding Gereja dihiasi dengan lukisan dengan motif tenun Sikka. Tenun ini merupakan tenun tradisional masyarakat Sikka yang telah ada sejak dulu hingga sekarang.

Sebagian besar bangunan Gereja terbangun dari kayu. Gereja tua ini terletak di Desa Sikka di arah selatan kota Maumere dan berjarak sekitar 28 km.

Jika Anda ingin berkunjung ke sana Anda bisa membawa pulang tenun tradisional masyarakat setempat. Hampir setiap hari di tempat tersebut ada peragaan tenun kain yang bisa disaksikan langsung oleh para wisatawan yang datang, namun khusus untuk hari minggu peragaan tenun kain tidak dilaksanakan.

Desa Doka

Desa Doka adalah sebuah desa di kelurahan Bola, Kabupaten Sikka yang dikenal memiliki tenun kain yang sangat indah. Masyarakat desa Koka sejak dahulu memiliki keahlian menenun kain tradisional dengan beragam corak warna. Lebih mengagumkan lagi bahan pembuatnya diambil dari alam sekitar.

Desa Koka menjadi salah satu contoh pembinaan desa Wisata di Flores. Awalnya atas bantuan penggagas Pariwisata yaitu Kornelis Djawa (alm) tahun 19997, desa Koka mulai menggeliat.

Desa Doka – Dethazyo.blogspot.co.id

Kemudian sejak tahun 2010, Cletus Lopez putra dari Cornelis Djawa, terus menampilkan atraksi Desa dan kearifan lokal dari sebuah kampung di balik gunung ini.

Atas jasa keduanya, banyak wisatawan lokal maupun asing yang datang ke tempat ini untuk menyaksikan kecantikan kain tenun. Saat tamu datang ke Desa ini warga akan memainkan tarian penyambutan, tarian tradisi, proses pertunjukan pembuatan kain ikat hingga hidangan makanan dan minuman tradisional.

Keramah-tamahan warga desa Koka merupakan daya tarik tersendiri yang tidak bisa dilewatkan saat anda berkunjung ke sana. Desa Koka sendiri terletak di tepi utara Kota Maumere yang terpisah hanya 20 km saja dari tepi selatannya.

Gunung Egon

Gunung Egon yang berada di Kecamatan Waigiti, Kabupaten Sikka, menyimpan bukti letusan sangat dahsyat yang pernah terjadi. Akibat letusan itu terbentuklah kawah luas yang mengangah lebar membuat rasa takjub siapa pun yang melihatnya.

Pada awal tahun 2016, status dari Gunung Egon ini dinaikkan menjadi “siaga” akibat aktivitas vulkanik yang terus meningkat.

Gunung Egon – Volcanocafe.org

Gempa juga dirasakan warga setempat yang tinggal tepat di kaki Gunung Egon. Letusan dahsyat terakhirnya terjadi di tahun 1925.

Namun, meskipun aktivitas vulkaniknya terus meningkat dan sering menimbulkan keresahan, dalam kondisi normalnya, Gunug Edon merupakan salah satu Gunung Favorit untuk para pendaki yang berkunjung ke Provinsi NTT.

Gunug Edon sendiri berada di Wilayah Timur kota Maumere atau tepatnya 30 km dari ibu kota Kabupaten Sikka tersebut.

Pantai Wairterang

Pantai Wairterang terletak 11 km arah timur kota Maumere. Di pantai ini terdapat taman bawah laut terindah di dunia dengan berbagai macam biota laut dan terumbu karang berwarna-warni. Kerap jadi tujuan terbaik para peselam dan pencinta bahari.

Wairterang dikelilingi bukit-bukit hijau. Mata dimanjakan dengan pemandangan pantai yang eksotik dan mempesona. Pantai Wairterang memang memikat hati karena berada di teluk Maumere. Dari pantai kita bisa melihat pulau besar di tegah laut.

Pantai Wairterang – Capamaumere.com

Banyak pengunjung selain datang sendirian dan bersama keluarga, ada juga yang datang berkelompok. Selain untuk melihat pemandangan pantai dan berfoto, beberapa pengunjung juga biasa bermain bola kaki di pinggir pantai.

Tempat ini juga merupakan surga bagi mereka yang suku diving dan snorkelling. Jika sudah sampai di lokasi anda dapat menyewa peralatan diving dan snorkelling dengan biaya sekitar Rp 200 ribu untuk snorkelling sedangkan untuk diving Rp 700 ribu.

Baca juga: Ini 10 Destinasi Pariwisata Menarik di Labuan Bajo

Pantai Paga

Pantai paga adalah salah satu sudut terindah di kota Maumere. Di sini kamu bisa menikmati keindahan hamparan pasir putih.

Nah…untuk menikmati pemandangan pantai yang indah kamu harus menempuh perjalanan sejauh 48 km dari Maumere atau sekitar 4 jam perjalanan. Sanggup?

Pantai Paga – Sithoniagreece.com

Ya…meski perjalanannya cukup jauh, kamu tidak akan kecewa jika sudah sampai di tempat ini. Beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan antara lain berenang, wisata kuliner atau belanja ikan-ikan kering yang dijual nelayan setempat.

Teluk Maumere

Gugusan pulau-pulau di teluk Maumere sebanyak 19 pulau. Gugusan pulau itu meliputi pulau Kojadoi, Koja Gete, Permaan, dan Pangabatang Sukun serta pulau Babi, pulau Kambing dan Pemana yang terletak di wilayah kecamatan Alok Timur.

Teluk Maumere – IG @tanyabaracchi

Teluk Maumere juga meliputi daerah Kangae, Kewapante dan sekitarnya. Taman laut di teluk Maumere memiliki spot-spot terumbu karang serta berbagai jenis ikan dan biota laut. Teluk Maumere cocok bagi anda yang gemar snorkelling dan wisata pantai.

Pantai Doreng

Pantai Doreng berada di Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka. Pantai berpasir putih ini merupakan pantai di perairan selatan Kabupaten Sikka atau pulau Flores. Hamparan laut Sawu yang luas dan membentang di depannya sangat indah.

Pantai Doreng – Smdestinasiwisata.blogspot.co.id

Ada dua rute menuju pantai Doreng. Pertama bisa melewati jalur atau rute Kewapante. Dari kota Maumere, rute ini agak kejauhan. Rute kedua bisa melewati desa Waipare. Rute Waipare berdekatan dengan kota Maumere. Rute Waipare medannya lumayan baik.

Selamat bertualang!* (RAG)