Dawainusa.com Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Hamidin mengkonfirmasi, sebanyak 10 calon perwira Polri di NTT yang terkonfirmasi Covid-19 dinyatakan sembuh.

Sebelumnya, 10 pasien positif Covid-19 dari klaster Sukabumi itu menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang. Berdasarkan tes swab mereka dinyatakan negatif Covid-19.

Baca juga: Jumlah Pasien Positif Covid-19 di NTT Tembus 99 Orang, Ini Persebarannya

“10 pasien positif covid-19 klaster Sukabumi yang juga anggota Polri dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara semua sudah sembuh dan ini hal luar biasa,” kata Kapolda NTT Irjen Hamidin di Mapolda NTT seperti dilansir Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Hamidin mengatakan, para siswa Setukpa Polri angkatan ke-49 ini dipulangkan secara bertahap ke SPN Polda NTT sejak beberapa waktu lalu.

Yosef Fredik S Sala Mali (34) merupakan pasien pertama yang dipulangkan dari RS Bhayangkara Titus Uly. Kemudian menyusul, Rocky M Blegur (35), I Wayan Suyasa (41), Yeremia Benny Bistolen (34), dan Imanuel Maure (34).

Satu pekan kemudian, giliran Sam Ihim (38) yang dipulangkan. Pada Jumat (5/6/2020), Masdri Pol Sedeh (36) dan Yefri S Apmalo (38) dipulangkan ke SPN Polda NTT. Sementara dua pasien lain, Muhammad Idris (38) dan Januardhana Rambi (37) akan dipulangkan pada Senin (8/6/2020).

Disiplin dan Taat Protokol Kesehatan

Kesembuhan seluruh pasien Covid-19 di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Polda NTT karena dispilin dan taat pada protokol kesehatan.

“Setiap pagi pasien berjemur dan olahraga, ditambah asupan gizi dan vitamin serta pelayanan terbaik dari tim medis dan pasien taat pada pola isolasi mandiri,” ujar Hamidin.

Baca juga: Jumlah Pasien Positif Covid-19 di NTT Tembus 99 Orang, Ini Persebarannya

Hamidin lega setelah 10 anggota Polri ini mendapatkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan dua tes swab terakhir.

Sebanyak 10 anggota Polri itu akan menjalani pendidikan jarak jauh untuk sekolah perwira di SPN Polda NTT. Sebagian dari 10 perwira itu telah menyumbangkan plasma untuk membantu pasien lain.

Sebelumnya, terdapat 18 siswa Setukpa Polri angkatan 49 yang dikarantina di SPN Polda NTT setelah kembali dari Sukabumi pada 30 Maret 2020.

Para calon perwira ini dinyatakan positif Covid-19 pada akhir April hingga awal Mei 2020. Mereka dirawat di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Polda NTT.*