Ramalan Amien Rais: Anies Baswedan Bakal Jadi Penyelamat Negeri

Ramalan Amien Rais: Anies Baswedan Bakal Jadi Penyelamat Negeri

Dalam acara tasyakuran satu tahun Ustazah Peduli Negeri di Balai Kota Jakarta, dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meramal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal jadi penyelamat negeri ini. (Foto: Amien Rais - detik.com)

JAKARTA, dawainusa.com Dalam acara tasyakuran satu tahun Ustazah Peduli Negeri di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/4), dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berjabat tangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ada yang menarik ketika bersalaman, Amien meramal Anies bakal jadi penyelamat negeri ini. “Ini saya ramal tangannya. Insya Allah jadi penyelamat negeri,” kata Amien.

Para hadirin pun sontak bertepuk tangan meriah setelah mendengar ucapan Amien. Dalam acara tersebut, Anies juga dijadwalkan memberikan arahan. Namun, mantan menteri pendidikan itu menolak dengan alasan sudah ada Amien yang lebih berpengalaman ketimbang dirinya.

Baca juga: Jasa Rizieq dan Foto Anies di Sangkar Burung

“Ibarat tayyamum, dia batal kalau ada air. Nah, Pak Amien itu ibaratnya air. Jadi saya sudah enggak perlu lagi. Saya hanya mengamini apa yang diucapkan beliau,” kata Anies.

Usai acara, awak media mencoba mengonfirmasi ucapan Amien tadi. Amien mengaku hanya bergurau dan ingin melihat reaksi para peserta tasyakuran. “Ingin lihat reaksi para ibu,” ucapnya.

Saat ditanya apakah Anies cocok maju Pilpres, Amien enggan berkomentar. Ia juga tak banyak menjawab saat ditanya apakah Anies cocok menjadi calon pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang.

Anies Posisi Kedua Setelah Gatot

Dalam beberapa survei, elektabilitas Anies Baswedan masih kecil, sebagian besar masih di bawah 5%. Lembaga Survei Median, yang merilis hasil survei pada awal April lalu, menunjukkan elektabilitas Anies berada di kisaran 2%.

Hasil survei Cyrus Network, yang dipublikasikan pada Kamis (19/4), menunjukkan elektabilitas Anies (0,3%) kalah dari Hary Tanoesoedibjo (1,1%).

Hasil survei Litbang Kompas, yang dirilis pada Senin (23/4) kemarin, tak menempatkan Anies di tiga besar capres. Tiga besar capres terkuat versi Litbang Kompas adalah Jokowi (55,9%), Prabowo Subianto (14,1%), dan Gatot Nurmantyo (1,8%).

Meskipun kurang kuat dalam elektabilitas capres, nama Anies cukup baik di survei elektabilitas cawapres. Dari hasil survei Litbang Kompas yang dipublikasikan pada Selasa (24/4), Gatot Nurmantyo jadi kandidat cawapres terkuat Prabowo dengan elektabilitas 8,3 persen.

Di urutan kedua, ada nama Anies Baswedan, dengan elektabilitas 6,8 persen.  Ada juga Ketua Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Putra sulung SBY itu mendapat suara 3,9 persen responden.

Baca juga: Tausiah Politik Amien Rais, Wajah Destruktif Politik Indonesia

“Bersandarkan hasil survei, praktis sosok Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, dan Agus Harimurti Yudhoyono berpeluang,” kata peneliti Litbang Kompas, Bestian Nainggolan, seperti dikutip harian Kompas, Selasa (24/4).

Dari sisi popularitas, kata Bestian, ketiga sosok tersebut relatif tinggi. Sekalipun dari sisi elektabilitas ketiganya relatif kecil, setiap sosok punya barisan pendukung. Namun, dari ketiga sosok itu, tidak semua punya karakter pendukung yang berbeda dengan Prabowo.

“Kecuali Agus Harimurti Yudhoyono, sosok lainnya punya potensi dukungan yang lebih mirip dengan karakteristik pendukung Prabowo,” katanya.

Selanjutnya, ada juga sosok yang sebelumnya dianggap layak sebagai calon wakil Jokowi, seperti Jusuf Kalla (3,0 persen) serta para menteri, seperti Wiranto (4,5 persen), Susi Pudjiastuti (2,5 persen), dan Sri Mulyani (1,9 persen).

Lantas, mampukah ramalan Amien Rais mematahkan survei elektabilitas capres tersebut? Atau Amien memang mendorong Anies jadi pendamping Prabowo, yang memang dijagokannya?*

COMMENTS