Pilpres 2019: Panggung Besar Gerindra untuk Sandiaga Uno

Pilpres 2019: Panggung Besar Gerindra untuk Sandiaga Uno

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mendapat kepercayaan penuh dari Ketua Umum partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk menjadi koordinatior Tim Pemenangan Pemilihan Presiden. (Foto: Prabowo & Sandiaga - ist)

JAKARTA, dawainusa.comPemilihan Presiden (Pilpres) 2019 merupakan panggung besar Gerindra untuk Sandiaga Uno. Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mendapat kepercayaan penuh dari Ketua Umum partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk menjadi koordinatior Tim Pemenangan Pemilihan Presiden.

Selain ingin memberikan panggung yang lebih besar, penunjukkan Sandiaga sebagai koordinator tim pemenang oleh Prabowo juga  diduga hendak mengoptimalkan peran pengusaha muda itu sebagai kader dalam menjalankan misi partai.

Ha ini ditegaskan Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhhamad Qadari. Ia menilai, Sandiaga dianggap jarang terlibat langsung dalam proses politik yang dilakukan Gerindra.

Karena itu dengan menjabat sebagai koordinator tim, katanya, Sandiaga dapat mengasah kemampuannya melakukan lobi-lobi dalam pembentukan koalisi dengan partai lain.

Baca juga: Rizieq Shihab Bantah Pernah Menyebut Dukung Prabowo untuk Pilpres

“Peran Sandiaga kan relatif minim, ya. Mungkin agar sering tampil, agar tidak selalu Fadli Zon atau Ahmad Muzani. Mungkin regenerasi juga untuk ke depan,” ucapnya di Jakarta, Minggu (1/4).

Selain sebagai ketua tim pemenangan, Sandiaga juga akan diberi tanggung jawab membentuk tim pemenangan inti dalam rangka menyukseskan capres yang akan diusung.

Adapun informasi yang diterima Dawainusa, Sandiaga dalam menjalankan tugasnya tersebut bakal dibantu dua Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon dan Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen Ahmad Muzani, Ketua DPP Desmond Mahesa, serta Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono menyebut Sandiaga bertugas menyerap pelbagai aspirasi dari masyarakat terkait Pilpres tahun depan. Meski bukan orang lama di Gerindra, tugas yang diemban Sandiaga ini terbilang berat. Apalagi ia juga harus menjalankan tugas rutinnya sebagai Wakil Gubernur.

Sebagaimana diketahui, Sandiaga baru bergabung bersama Gerindra pada tahun 2015. Selang dua tahun, ia dicalonkan menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta sebelum kemudian terpilih bersama Anies Baswedan.

Panggung Besar Gerindra, Tugas Sandiaga Tidak Sulit

Muhhamad Qadarai mengatakan, tugas Sandiaga sebagai koordinator tim tidak akan terlalu sulit. Sandiaga, kata Qodari, tidak akan diberi kepercayaan untuk mengambil keputusan akhir yang harus dijalankan Gerindra setelah timnya selesai menjalankan tugas.

Menurutnya, Gerindra hanya akan berjalan sesuai dengan arah yang ditentukan Prabowo. Sandiaga hanya sekadar menyerahkan hasil kinerja timnya beserta analisa-analisa kepada Prabowo.

Baca juga: Dengan Syarat Ini, Alumni 212 Siap Mendukung Prabowo di Pilpres

“Sandiaga tidak akan diberi wewenang yang absolut. Saya kira, keputusan akhirnya di Pak Prabowo atau partai,” ucapnya.

Ia mengatakan, berbagai analisa akan menjadi pedoman bagi Gerindra untuk menentukan arah yang sebaiknya dituju. Namun, semuanya tetap kembali kepada keputusan Prabowo selaku ketua umum atau kesepakatan partai.

Selain itu, sebagai pengamat politik, Qodari tidak meragukan langkah politik Prabowo untuk meberikan panggung besar Gerindra ke Sandiaga. Menurutnya, kemampuan Sandiaga dalam memimpin tim pemenangan Pilpres 2019.

Dia menilai, Sandiaga mampu menentukan langkah yang harus ditempuh. Sandiaga juga tak akan kesulitan dalam memberi arahan kepada para anggotanya.

Apalagi Sandiaga tidak bekerja sendirian. Ia akan dibantu Dewan Pembina Partai Gerindra orang yang cukup berpengalaman dalam menjalankan misi politik seperti Sekjen Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Fadli Zon maupun kader lainnya yang tidak kalah berpengalaman.

Sandiaga Bertugas Menyerap Aspirasi Masyarakat

Perihal pemberian panggung besar Gerindra untuk Sandiaga sebagai koordinatior Tim Pemenangan Pemilihan Presiden dibenarkan oleh Fery Juliantotno, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. “Benar, jabatannya dia sebagai koordinator tim di internal Partai Gerindra saja,” kata Fery.

Ferry mengatakan, nantinya Sandiaga bersama timnya akan bertugas untuk menyerap aspirasi-aspirasi dari masyarakat hingga membentuk tim pemenangan inti untuk mensukseskan Capres yang diusung di Pilpres 2019.

“Nanti menyusun tim pemenangan bersama partai yang akan berkoalisi dengan kita,” kata Ferry.

Baca juga: Cakeda Minta Doa Rizieq, Pengamat: Itu Mistifikasi Politik yang Tak Wajar

Selain Sandiaga, Ferry enggan untuk menyampaikan nama-nama anggota dari tim tersebut. Ia masih belum mengetahui kapan tim pemenangan itu resmi dan efektif untuk bekerja karena hingga saat ini Gerindra belum resmi mendeklarasikan calon presiden meski Prabowo Subianto sudah digadang-gadang kembali dicalonkan untuk maju sebagai Capres dari partai tersebut.

“Saya belum bisa memastikan,” kata dia singkat.

Sementara Sandiaga sendiri saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya diminta Oleh Prabowo untuk menyerap aspirasi masyarakat, juga memberi masukan-masukan yang bernilai untuk Pak Prabowo.

“Saya diminta untuk menampung aspirasi, saya juga diminta untuk turun langsung ke beberapa daerah seiring pilkada dan memberikan masukan kepada Beliau karena Beliau diminta oleh Partai Gerindra yang dimandatkan sebagai capres 2019 oleh karena itu kami diminta tolong oleh Pak Prabowo,” kata Sandi.*

COMMENTS