Meski Diusung Gerindara, Sudirman Said Tak Pilih Prabowo

Meski Diusung Gerindara, Sudirman Said Tak Pilih Prabowo

Saat pembawa acara melemparkan pilihan antara Jokowi dan Prabowo, Ganjar Pranowo dengan tegas menjawab 'Jokowi' sementara itu Sudirman menjawab 'nanti saja'. (Foto: Prabowo & Sudirman Said - ist)

JAKARTA, dawainusa.com Debat cagub-cawagub Jateng malam kemarin, Kamis (15/3), menyisahkan pertanyaan. Pasalnya, saat pembawa acara melemparkan pilihan antara Jokowi dan Prabowo, Ganjar Pranowo dengan tegas menjawab “Jokowi”  sementara itu Sudirman menjawab “nanti saja”.

Jawaban Sudirman Said sontak membuat penonton riuh, bahkan Ganjar turun dari kursinya dan menyalami Sudirman. Hal tersebut lantaran Sudirman Said diusung oleh Gerindra dan sejauh ini dekat dengan Prabowo.

Menanggapi hal itu politisi sekaligus Ketua DPP Golkar Aceh Hasan mengatakan jawaban Sudirman sebagai upaya mencari aman. “Saya bisa pahami karena pak Prabowo belum menyatakan secara tegas sebagai capres,” kata Ace sebagaimana diberitakan detik.com Jumat (16/3).

Baca juga: Didemo FPI, Apa Salah Tempo?

Selain itu, Ace mengatakan jawaban Sudirman tersebut dianggap sebagai langkah mencari dukungan pemilih di Jateng. “Mungkin juga Pak Sudirman memahami preferensi pemilih Jawa Tengah yang sangat kuat sekali kepada Pak Jokowi. Pak SS ingin mendapat dukungan dari pendukung pak Jokowi di Jawa Tengah,” katanya.

Sementara untuk Jawaban Ganjar, Ace memberi apresiasi atas calon gubernur petahana itu karena tak ragu menyatakan pilihan terhadap calon pemimpin dari partai pengusungnya tersebut.

“Itu menunjukkan bahwa memang pak Ganjar sangat tegas. Beliau tidak ragu sebagai pemimpini memberikan dukungan kepada Pak Jokowi sebagai calon Presiden 2019,” ujar anggota komisi II DPR itu.

Untuk diketahui, dalam pertarungan pilgub Jateng, pasangan Ganjar-Gus Yasin didukung oleh PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP dan Partai Nasdem. Sementara, pasangan Sudirman-Ida Fauziyah diusung oleh Gerindra, PKS dan PKB.

Sudirman: Fokus Pada Pilgub

Menanggapi jawaban yang ramai diperbincangkan itu, Sudirman Said sendiri mengungkapkan jawabannya merupakan fokus dirinya saat ini yang saat masih harus mengikuti pilgub Jateng. Jawaban itu juga dianggap tidak buru-buru.

“Ya kan fokus kita satu-satu, pemilihan gubernur kan. Lihat situasi politik tidak buru-buru, lah,” kata Sudirman.

Sementara itu Ketua DPD Gerindra Jateng, Abdul Wachid setuju dengan jawaban Sudirman. Ia yakin hati Sudirman memilih Prabowo namun tetap menjaga perasaan karena Prabowo sendiri belum mendeklarasikan maju Pilpres 2019.

Baca juga: Politisi PPP Ditemukan Tewas Telanjang di Tempat Waria

“Saya kira memang itu jawaban yang tepat. Belum saatnya beliau ngomong seperti itu, beliau menjaga, dalam hati tetap Prabowo, tapi kan belum memutuskan untuk maju, ini menjaga perasaan sama-sama,” jelas Wachid.

Sebenarnya pertanyaan yang dilontarkan pembawa acara maupun panelis soal dua tokoh yang harus dipilih itu tidak menyebutkan terkait Pilpres 2019. Namun kedua cagub tanggap menghubungkannya dengan bakal calon presiden 2019.

Pilpres Jangan di Bawa-bawa

Sementara itu, secara terpisah, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, mengatakan apa yang disampaikan Sudirman sudah tepat. “Ya benar dong. Namanya Pilkada, kok Pilpres dibawa-bawa?” kata Zulkifli.

Menurutnya, pertanyaan soal pilpres bisa memecah belah masyarakat. Zulkifli menyatakan debat tersebut harusnya berisi adu gagasan untuk menghadirkan yang terbaik bagi Jawa Tengah.

Baca juga: Ditawari 600 Juta, Pria Ini Tak Rela Burungnya Dibeli Jokowi

“Itu kan bisa membelah orang. Ya kalau Pilgub adu konsep lah. Gagasan antarkandidat mana yang akan dihadirkan di masyarakat Jawa Tengah, yang terbaik. Nanti bawa ini, bawa suku, bawa agama, kan bahaya,” ujarnya.

“Makanya saya melontarkan Pilkada, Pileg, Pilpres yang rasional. Bicaranya Indonesia, tidak poros pemerintah, anti pemerintah. Kita kalau dipecah-pecah terus begitu, repot kita,” sambung Zulkifli.*

COMMENTS