Massa Demo Minta Anies Dukung Kepulangan Rizieq Syihab

Massa Demo Minta Anies Dukung Kepulangan Rizieq Syihab

Mereka menuding Anies membiarkan judi dan prostitusi berkembang di Jakarta serta meminta pemerintahan Anies-Sandi untuk menegakkan syariat Islam di Jakarta. (Foto: Massa Aksi demo minta Rizieq pulang - detik.com)

JAKARTA, dawainusa.com – Segerombolan massa yang menyebut diri dari Forum Umat Islam Revolusioner berunjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/3).

Dalam aksi tersebut, mereka menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi dukungan kepada Rizieq Syihab agar dapat kembali ke Indonesia dengan aman.

Selain itu, massa aksi yang berkumpul sejak pukul 13.00 WIB tersebut juga membawa spanduk bertuliskan ‘Ulama Didzolimi, Anies Hanya Diam’, ‘Anies Hanya Retorika, Tak Bela Umat Islam’. Mereka juga berteriak dan mengungkapkan kekecewaan terhadap kepemimpinan Anies-Sandi yang dinilai tidak loyal dengan para ulama.

Baca juga: Dinilai Lecehkan Rizieq Shihab, FPI Gelar Aksi di Kantor Tempo

“Umat Islam hari ini merasakan bahwa Anies-Sandi telah mulai meninggalkan perjuangan ulama. Anies tak melakukan pembelaan apa-apa, Anies hanya diam,” teriak salah satu koordinator aksi Dhany Lesy.

Menurut Dhany, seharusnya Anies melakukan berbagai upaya untuk membantu kepulangan Rizieq ke Indonesia. Ia juga menuding Anies membiarkan judi dan prostitusi berkembang di Jakarta serta meminta pemerintahan Anies-Sandi untuk menegakkan syariat Islam di Jakarta.

“Anies hanya pandai beretorika tapi tak melakukan apa-apa untuk menegakkan agama. Judi, prostitusi di mana-mana, Anies hanya diam,” kata Dhany.

Soal Kepulangan Rizieq

Sampai saat ini, Rizieq Syihab memang masih berada di Arab Saudi sejak Mei 2017 silam. Pada Februari lalu, sempat ada kabar bahwa Imam Besar FPI tersebut akan pulang ke Indonesia.

Informasi kepulangannya tersebut diketahui dari sebuah rekaman telepon antara Rizieq dan Slamet Maarif yang diperdengarkan lewat speaker Masjid Jami Baitul Amal, Cengkareng, Rabu (21/2). Dalam rekaman itu, Rizieq mengaku rindu pulang ke Indonesia, setelah hampir setahun meninggalkan tanah air.

Baca juga: Rizieq Batal Pulang, Pengacara FPI Siap ke Arab Saudi

Dalam penggalan rekaman tersebut, Rizieq juga mengaku sangat sedih dengan situasi NKRI saat ini, yang menurutnya sedang kacau.

“Terus terang saya ingin pulang karena hati ini amat sakit dan teriris tatkala saksikan bahwa sejak saya hijrah situasi negeri semakin kacau balau,” kata Rizieq

Menurutnya, situasi yang kacau tersebut, ditandai dengan semakin banyaknya rakyat miskin di Indonesia, korupsi yang semakin merajalela, serta tindakan persekusi dan kriminalisasi terhadap tokoh agama.

“Persekusi dan kriminalisasi ulama serta Islam saat ini masih berlangsung, sementara kasus para penista agama tak juga diperiksa,” tutur Rizieq.

Keinginan tersangka kasus pornografi itu pulang ke Indonesia semakin besar tatkala mendengar kabar upaya pembebasan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melalui upaya peninjauan kembali (PK) atas kasus hukum yang menjeratnya.

Rizieq menyebut tak sepantasnya Ahok mengajukan PK atas kasus penistaan agama yang telah membuatnya dipenjara hingga dua tahun.

“Apalagi ada upaya pembebasaan Ahok melalui PK padahal aturan Mahkamah Agung adalah jelas dia tidak bisa PK karena Ahok tidak pernah banding maupun kasasi,” katanya.

Mesti diakui, peran Rizieq sangat sentral dalam upaya memenjarakan Ahok. Hal itu terlihat dalam aksi Bela Islam Jilid III pada 2016 silam.

Rizieq Ternyata Batal Pulang

Meski begitu, Rizieq ternyata tidak kunjung kembali ke Indonesia. Ia sendiri telah mengaku mengaku batal pulang lantaran menjalankan wasiat gurunya di Mekkah yang melarangnya kembali ke Indonesia.

“Beliau (guru) menegaskan ke saya, jangan kembali ke Indonesia,” tutur  Rizieq melalui sebuah rekaman, Rabu (21/2).

Baca juga: FPI Sebut Rizieq Shihab Bisa Jadi Presiden Kalau Negara Darurat

Selain menerima wasiat dari sang guru, Rizieq juga mengaku mendapat masukan dari sejumlah tokoh untuk tetap tinggal di Mekkah sementara waktu.

Ia mengaku sudah menyiapkan tiket pesawat untuk pulang ke Indonesia saat itu. Namun setelah melaksanakan salat istikharah, ia memutuskan untuk tinggal di kota suci itu.

“Saya belum dapat Istikharah yang bagus, jadi hari ini saya harus tunda dulu karena harus tunggu waktu pulang yang tepat. Jika sudah dapat keputusannya, maka saya sendiri yang akan langsung umumkan,” kata Rizieq saat itu.

Dalam cuplikan rekaman tersebut, Rizieq juga menuding ada kelompok jahat yang berencana mengkriminalisasinya.

“Masih ada kelompok pecundang, mereka bahkan punya rencana jahat sendiri terkait kepulangan saya, na’udzubillahi min dzalik, saya tetap minta petunjuk Allah, karena hanya Allah yang tahu yang terbaik,” tuturnya.*

COMMENTS