Komentar Pedas Fadli Zon ke Luhut Soal Dosa Tokoh Senior

Komentar Pedas Fadli Zon ke Luhut Soal Dosa Tokoh Senior

Fadli Zon menyebut Luhut Binsar Panjaitan emosional. Hal itu disampaikan Fadli menanggapi pernyataan Menko Luhut yang mengancam akan membongkar dosa salah seroang tokoh senior yang suka kritik pemerintah asal-asalan. (Foto: Luhut Binsar Panjaitan & Fadli Zon - Kompas.com)

JAKARTA, dawainusa.com Politisi Partai Gerindra  Fadli Zon menyebut Menteri Koordinator Kemaritiman (Menko Maritim) Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan emosional. Hal itu disampaikan Fadli menanggapi pernyataan Menko Luhut yang mengancam akan membongkar dosa salah seroang tokoh senior yang suka kritik pemerintah asal-asalan.

Menurut politisi yang rajin mengkritik rezim Jokowi itu, pernyataan mantan Menko Polhukam seharusnya tidak perlu. Pasalnya, ruang demokrasi melapangkan siapa pun untuk mengkritik pemimpinnya. Kritikan dalam alam demokrasi dijamin konstitusi.

“Saya maklum itu Pak Luhut hanya emosional aja. Jadi mestinya tidak perlu keluar kata-kata seperti itu apalagi kita di era demokrasi, kan berhak melakukan kritik dan dijamin konstitusi,” ujar Fadli Zon di Gedung DPP Gerindra, Jakarta, Selasa (20/3).

Baca juga: Fadli Zon: KPK Harus Hati-hati Tersangkakan Calon Kepala Daerah

Lebih jauh Fadli menilai, pernyataan  purnawiran TNI itu sebagai bentuk arogansi kekuasaan. Menurut dia, hal tersebut seharusnya dihindari. Ancaman membokar dosa orang lain, kata Fadli, mengandaikan Luhut sendiri tidak punya dosa.

“Saya kira untuk apa sih ancam-ancam, kayak enggak punya dosa juga. Ya kalau mencari-cari kan bisa aja ditemukan di masa lalu, siapa manusia yang sempurna?” kata Fadli.

PAN Tidak Tinggal Diam

Anggota dewan kehormatan Partai  Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo menilai tokoh senior yang dimaksudkan Luhut dalam pernyataannya itu, yakni pendiri PAN, Amien Rais. Pasalnya, sebelumnya Amien Rais melayangkan kritikkan terhadap program bagi sertifikat tanah dari Jokowi.

Adapun menurut Amien Rais program tersebut sebagai pembohongan kepada masyarakat. “Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?” kata Amien di Bandung, Minggu (18/3).

Baca juga: Fadli Zon: Gerindra Akan Segera Deklarasi Prabowo Capres 2019

Oleh karena itu, meski Luhut dalam pernyataannya tidak menyebut nama tokoh yang dimaksud, Drajad meyakini pernyataan itu ditujukan kepada seniornya. Drajad pun pun memastikan, PAN sebagai partai yang didirikan Amien Rais tidak tinggal diam menghadapi ancaman Luhut.

“Yang jelas, kalau sampai nanti terjadi apa-apa terhadap Pak Amien, PAN punya bukti kuat untuk menuding siapa auktor intelektualisnya,” ucap  Drajad, Selasa (20/3).

Pernyaataan Luhut itu, sambung Drajad, membuka tabir keburukan rezim Jokowi. Pemerintahan Jokowi kata dia, suka mencari kesalahan pihak lawan yang mengkritik dan  memakai segala cara untuk melakukan aksi balas dendam.

“Mengapa? Sebab, bisa dipakai sebagai pembenaran bahwa pemerintahan Jokowi terkesan senang mencari kesalahan dari pihak yang berbeda pandangan dan atau berseberangan.Selain itu, menimbulkan kesan bahwa pemerintah juga suka main ancam dan tidak ragu memakai segala cara untuk membalas dendam,” katanya.

Pernyataan Luhut yang Jadi Polemik

Menko Luhut mengumbar pernyataan yang kini tengah jadi polemik  ketika ia didaulat jadi pebicara dalam seminar  nasional yang bertajuk “Kebijakan dan Koordinasi Bidang Maritim untuk Kesejahteraan Nelayan”, di gedung BPK, Senin (919/3).

Dengan geram, Luhut mengatakan akan membokar dosa tokoh senior yang suka mengkritik pemerintah yang asal-asalan. Ia mengklaim pemerintah tak alergi dengan kritikan, yang penting kritikan tersebut sesuai dengan koridor dan bertujuan untuk membangun bangsa.

Baca juga: Fadli Zon dan Perang Cuitan di Twitter, PSI Numpang Tenar?

“Jangan asal kritik saja. Saya tahu track record-mu, kok. Background saya spion juga. Kalau kau merasa paling bersih, kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga, kok. Sudahlah, diam sajalah. Jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu, memang kamu siapa?” ungkap mantan Kepala Staf Kepresidenan itu.

Sehari sebelumnya, sebagai orang dekat di lingkaran Jokowi dan menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi, kuping Luhut serentak panas dengan pernyataan Amien Rais yang menyebut pembagian sertifikat tanah oleh Jokowi untuk “ngibulin” rakyat.*

COMMENTS