Kecewa Kebijakan Jokowi, Petani Tebu Siap Dukung Rizal Ramli

Kecewa Kebijakan Jokowi, Petani Tebu Siap Dukung Rizal Ramli

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Sumitro Samadikun mengatakan, banyak petani tebu di Indonesia mengaku kecewa dengan pemerintahan Jokowi. (Foto: Rizal Ramli - ist)

SURABAYA, dawainusa.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Sumitro Samadikun mengatakan, banyak petani tebu di Indonesia mengaku kecewa dengan pemerintahan Jokowi.

Ia mengatakan, kekecewaan para petani tebu tersebut terjadi lantaran kondisi perekonomian di Indonesia saat ini yang semakin lemah ditambah dengan kebijakan Jokowi yang selalu membuka lebar kran impor.

Mereka menilai, segala kebijakan Jokowi selama ini sama sekali tidak memperhitungkan nasib para petani tebu, justru kebijakan tersebut cenderung memihak pada kepentingan neoliberal. Mereka pun, kata Sumitro, merindukan adanya perubahan kepemimpinan nasional.

Baca juga: Rizal Ramli Kritisi Kebijakan Sri Mulyani Soal Penggunaan Kartu Kredit

Sumitro mengatakan, apabila tidak kunjung ada perubahan dari pemimpin nasional saat ini, maka para petani tebu se-Indonesia akan memilih mendukung pemimpin baru dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Ia menyebut salah satu figur pemimpin baru yang layak didukung adalah Rizal Ramli.

“Kalau tidak ada perubahan dari pemimpin saat ini, kami siap mendukung Pak Rizal Ramli (RR) sebagai calon presiden tahun depan. Beliau adalah tokoh nasional yang punya keberanian untuk melakukan terobosan, karena itu ada harapan negeri ini lebih baik dipimpin beliau,” tutur Sumitro di Surabaya, Kamis (29/3).

Menurut Sumitro, para petani tebu yang tergabung dalam APTRI mendukung Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 lalu. Saat itu, pihaknya menaruh harapan, yakni Jokowi bisa membawa perubahan yang lebih baik. Akan tetapi, pada kenyataanya saat ini, petani justru terpinggirkan oleh kepentingan para importir.

Karena itu, demikian Sumitro, kesediaan Rizal Ramli maju sebagai capres membawa harapan baru bagi para petani tebu. Apalagi, katanya, mereka sudah melihat gebrakan ekonom itu, baik saat menjadi menteri di kabinet Gus Dur maupun ketika di kabinet Jokowi.

Ia mengatakan, keberpihakan Rizal Ramli kepada rakyat kecil sudah sangat jelas, sekalipun resikonya kehilangan jabatannya sebagai pejabat.

“Kalau hari ini Pak Rizal Ramli tidak punya partai pengusung, jangan khawatir beliau punya petani tebu. Kami ini banyak yang aktif di partai politik tapi kalau sudah urusan tebu kami bersatu dalam partai tebu. Kalau perlu kami yang carikan partai untuk Pak Rizal, yang penting beliau istiqomah dan konsisten,” ujar Sumitro.

Rizal Ramli Siap Maju sebagai Capres

Selain kelompok petani Tebu siap dukung Rizal Ramli, dirinya juga menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai capres. Komitmen itu disampaikan ekonom senior itu dihadapan para pengurus dan petani tebu yang tergabung dalam APTRI.

Menurut sahabat Gus Dur ini, Indonesia ini adalah negara besar dengan sumber daya alam yang luar biasa. Karena itu, tegasnya, sudah seharusnya rakyat Indonesia makmur. Bahkan, lanjutnya, sudah sepantasnya Indonesia menjadi negara yang paling makmur di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Deklarasi Maju Pilpres, Rizal Ramli Jadi Penantang Baru Jokowi

Oleh karena itu, menurutnya, komitmen pemimpin nasional menjadi hal yang sangat diperlukan untuk mewujudkan hal tersebut. Hal itu, katanya, dapat dilakukan dengan membuat kebijakan yang berpihak pada kepentingan nasional terutama kepentingan rakyat kecil.

“Indonesia ini negara agraris, karena itu sudah seharusnya pemimpin nasional yang akan datang pro pada petani dan pertanian. Contohnya, pemerintah lewat Bulog harus membeli seluruh gabah dari petani seperti jaman saya menjadi Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog), itu butuh keberanian dan komitmen,” pungkas mantan tahanan politik di masa Orde Baru tersebut.*

COMMENTS