Kantor Kopkardios Ruteng Diresmikan, Ini Pesan Uskup San

Kantor Kopkardios Ruteng Diresmikan, Ini Pesan Uskup San

Peresmian kantor baru Koperasi yang didirikan keuskupan Ruteng itu ditandai dengan misa pemberkatan yang dipimpin lansung oleh Administratur Apostolik Keuskupan Ruteng Mgr. Silvester San (Foto: Mgr. Silvester San - ist)

RUTENG, dawainusa.com – Koperasi Karyawan Dioses (Kopkardios Ruteng) resmi menempati kantor baru di Jalan Ulumbu Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Kantor yang dibangun kurang lebih enam bulan itu telah resmi ditempati sejak Jumat (08/06).

Peresmian kantor baru Koperasi yang didirikan keuskupan Ruteng itu ditandai dengan misa pemberkatan yang dipimpin lansung oleh Administratur Apostolik Keuskupan Ruteng Mgr. Silvester San.

Dalam sambutannya di sela-sela peresmian kantor itu, Uskup San mengatakan, Gereja Katolik sesungguhnya tidak hanya mengurusi hal-hal rohani semata. Gereja juga memiliki peran dalam hal perutusan di berbagai bidang termasuk soal pemberdayaan ekonomi umat, salah satunya dengan membentuk Kopkardios ini.

Baca juga:Restu Uskup Weetebula dan Pesan yang Terselip untuk Paket Harmoni

“Gereja tidak hanya urusan rohani saja. Pembebasan dan pemberdayaan adalah salah tugas utusan Gereja. Untuk pendidikan, Gereja mendirikan sekolah. Pelayanan sosial karitatif juga dilakukan untuk melayani yang tidak mampu,” kata Uskup San dalam sambutannya.

Uskup Denpasar ini juga menjelaskan, karya dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh Gereja ditangani lansung oleh salah satu komisi khusus, yakni Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE).

Tugas komisi ini, terang dia, salah satunya ialah untuk mengurus keuangan mikro dengan mendirikan Koperasi Kredit seperti Kopkardios tersebut.

“Gereja punya Komisi khusus untuk mengurus sosial ekonomi yaitu PSE. Salah satu karya PSE adalah mengurus keuangan mikro dengan mendirikan Kopdit seperti Kopkardios ini,” jelas dia.

Gedung Koperasi Karyawan Dioses Ruteng

Gedung Koperasi Karyawan Dioses Ruteng di Jalan Ulumbu Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT

Kopkardios Ruteng Harus Mendidik Umat

Selain mengatakan demikian, Uskup San juga berpesan, Kopkardios Ruteng tersebut diharapkan akan terus meningkatkan jumlah anggotanya serta mesti dapat menjangkau semua umat paroki di seluruh Keuskupan Ruteng.

Meski demikian, dia mengingatkan, pendidikan bagi anggota merupakan hal penting yang mesti akan dilakukan oleh Kopkardios. Menurut dia, banyak koperasi yang gagal karena banyak anggota tidak memahami koperasi.

“Kita memang mau anggota terus meningkat tapi harus hati-hati. Kalau anggota masuk tanpa pembekalan, maka akan merusak Koperasi. Kopkardios harus turun ke paroki-paroki untuk sosialisasi dan pendidikan sehingga mereka tau tugas mereka termasuk rasa memiliki Koperasi,” ujar dia.

Baca juga: Di Ruteng, Gadis 15 Tahun Dicabuli Mahasiswa dan Pegawai Koperasi

Selain pendidikan terhadap anggota dan calon anggota, Uskup San juga meminta tanggung jawab dari Dewan Pengawas Kopkardios agar mereka dapat menjalankan fungsi dan peran dengan baik.

Sebab, jelas dia, peran Dewan Pengawas sangat berdampak pada kemajuan sebuah Koperasi. Dia juga mengingatkan, prinsip kerja sama dan saling percaya harus diterapkan antara pengurus dan anggota maupun sebaliknya.

“Banyak koperasi yang gagal karena badan pengawas tidak bekerja dengan baik, perlu pengawasan supaya kelancaran dari koperasi bisa eksis sampai mencapai tujuan,” jelas dia.

Untuk diketahui, Kopkardios saat ini memiliki 10.621 orang anggota dengan total aset mencapai Rp49,9 Miliyar. Adapun selain Uskup San, dalam acara itu hadir juga Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi Isfridus Buntanus, Ketua Puskopdit Manggarai Tarsis Hurmali serta perwakilan dari berbagai koperasi primer di Kabupaten Manggarai.*(Elvis Yunani).

COMMENTS