Fadli Zon Sebut Rizieq Shihab Sebagai Sosok yang Rendah Hati

Fadli Zon Sebut Rizieq Shihab Sebagai Sosok yang Rendah Hati

Selain itu, lanjut Fadli, Rizieq juga merupakan seorang tokoh yang memiliki rekam jejak yang baik serta berintegritas. (Foto: Fadli Zon - ist)

JAKARTA, dawainusa.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Penasehat PAN Amien Rais dengan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang berlangsung di Mekkah, Sabtu (2/6) lalu.

Fadli mengatakan, pertemuan ketiga orang tersebut dipastikan membahas persoalan politik di tanah air, yakni salah satunya ialah soal rencana pembentukan koalisi keumatan untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang. Ia sendiri mengaku setuju dengan usulan pembentukan koalisi ini.

Terkait dengan potensi Rizieq untuk maju dalam Pilpres 2019, Fadli mengatakan, hal itu tidak akan mungkin terjadi. Sebab, jelas dia, Rizieq dikenal sebagai seorang yang rendah hati serta tidak memiliki ambisi akan sebuah jabatan publik.

Baca juga: Gerindra: Dukungan Rizieq Shihab Untuk Pilpres 2019 Sangat Penting

“Saya yakin Habib Rizieq itu seorang yang tawadhu ya yang rendah hati dan beliau lebih berperan membina umat. Jadi yang saya tahu dari Habib Rizieq, komunikasi, tidak ada ambisi-ambisi untuk jabatan publik seperti itu,” kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/6).

Selain itu, lanjut Fadli, Rizieq juga merupakan seorang tokoh yang memiliki rekam jejak yang baik serta berintegritas. “Orang boleh suka boleh tidak suka, tapi Habib Rizieq adalah ulama berpengaruh dan cukup kokoh pendiriannya,” ungkap Fadli.

Terkait gagasan koalisi keumatan yang disulkan Rizieq, Fadli mengapresiasi hal itu. Hal tersebut kata dia bukan hal baru, karena sudah pernah diterapkan dalam Pilkada DKI Jakarta kali lalu.

“Jadi memang ada persamaan aspirasi pada waktu pilkada DKI dan juga beberapa Pilkada yang lain di tanah Jawa; Jawa Barat, Jawa Tengah terutama dan juga Sumatera Utara. Jadi ini bagian yang menurut saya sudah prosesnya itu bukan baru tapi sudah lama,” kata Fadli.

Soal Pertemuan dengan Rizieq Shihab

Seperti diketahui, pada Sabtu 2 Juni lalu,  Prabowo Subianto bersama Amien Rais berkunjung ke tempat tinggal pemimpin Rizieq Shihab di Mekkah, Arab Saudi di sela ibadah umroh bersama antara kedua pembesar partai tersebut.

Berdasarkan keterangan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono, pertemuan ketiga orang tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi di antara mereka. Apalagi, klaim dia, Rizieq ialah seorang ulama yang memiliki pengaruh bagi sebagian umat Islam di Indonesia.

Baca juga: PA 212 Rekomendasikan Rizieq Shihab Maju dalam Pilpres 2019

“Penting enggak penting silaturahim sangat penting dilakukan dan wajar menurut saya jika dilakukan di sela ibadah di tanah suci di bulan yang suci ini,” ujar Ferry di Jakarta, Senin (4/6).

Selain itu, Ferry juga mengatakan bahwa dalam pertemuan itu mereka juga membahas tentang dinamika politik di Indonesia. Ia mengatakan, saat pertemuan berlangsung, Rizieq Shihab mengusulkan agar segera membentuk koalisi umat.

Koalisi ini, jelas Ferry, nantinya akan diisi oleh Gerindra, PAN, PKS dan PBB yang sangat menentukan situasi politik pada Pilpres 2019 mendatang. “Untuk 2019 ya siapa pun apalagi sekelas Habib Rizieq tentu menjadi penting untuk dimintai dukungannya,” ungkap Ferry.

Beberapa Amanah Rizieq Shihab

Adapun dalam pertemuan tersebut, Rizieq Shihab memberikan lima amanah sebagai tanggapan atas Rapat Kerja Nasional (Rakornas) PA 212 yang dilaksanakan di Cibubur, Jakarta, Selasa (29/5) lalu. Lima amanah itu disampaikan Rizieq melalui Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif.

Slamet mengungkapkan, pertama, Rizieq meminta agar PA 212 untuk mendukung demi terwujudnyua deklarasi terbuka koalisi Gerindra, PAN, PKS dan PBB sebelum deklarasi capres dan cawapres berlangsung.

“Dengan tujuan persatuan umat Islam yang sudah terbangun dalam spirit 212 tetap terjaga dengan baik sehingga akan berdampak pada kemenangan di Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019,” jelas Slamet di Jakarta, Minggu (3/6).

Baca juga: Pilpres: Rizieq Shihab Desak Gerindra Segera Berkoalisi Kalahkan Jokowi

Kedua, Rizieq mengapresiasi rekomendasi capres dan cawapres Rakornas PA 212. Semua calon yang direkomendasikan itu dinilainya bagus dan sangat pantas untuk memimpin Indonesia.

Ketiga, semua capres dan cawapres yang direkomendasikan PA 212 itu akan diberikan kesempatan yang sama agar mereka bisa memaparkan visi dan misinya serta komitmen mereka untuk memperjuangkan Islam pada Ijtima Ulama pada bulan Juli di Jakarta. Adapun acara itu akan dilaksanakan oleh GNPF Ulama melalui kerja sama dengan DPP FPI dan PA 212.

“Hasil dari Ijtima Ulama tersebutlah yang akan didukung penuh oleh HRS sebagai Capres dan Cawapres dengan catatan Koalisi keumatan tetap terjaga dan tidak bubar,” kata Slamet.

Sedangkan amanah terakhir, terang Slamet, ialah Rizieq meminta kepada seluruh umat Muslim di Indonesia agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Mereka mesti tetap menunggu komando dari Ulama.*

COMMENTS